Jumat, 25 Juli 2008
Sumpah ini cerita sedih banget?
Salemba, Warta Kota
PEJABAT Jakarta seperti ditampar. Seorang warganya harus menggendong mayat anaknya karena tak mampu sewa mobil jenazah.
Penumpang kereta rel listrik (KRL) jurusan Jakarta - Bogor pun geger
Minggu (5/6). Sebab, mereka tahu bahwa seorang pemulung bernama Supriono (38 thn) tengah menggendong mayat anak, Khaerunisa (3 thn).
Supriono akan memakamkan si kecil di Kampung Kramat, Bogor dengan menggunakan jasa KRL. Tapi di Stasiun Tebet, Supriono dipaksa turun dari kereta, lantas dibawa ke kantor polisi karena dicurigai si anak adalah korban kejahatan. Tapi di kantor polisi, Supriono mengatakan si anak tewas karena penyakit muntaber. Polisi belum langsung percaya dan memaksa Supriono membawa jenazah itu ke RSCM untuk diautopsi.
Di RSCM, Supriono menjelaskan bahwa Khaerunisa sudah empat hari terserang muntaber. Dia sudah membawa Khaerunisa untuk berobat ke Puskesmas Kecamatan Setiabudi. “Saya hanya sekali bawa Khaerunisa ke puskesmas, saya tidak punya uang untuk membawanya lagi ke puskesmas, meski biaya hanya Rp 4.000,- saya hanya pemulung kardus, gelas dan botol plastik yang penghasilannya hanya Rp 10.000,- per hari”. Ujar bapak 2 anak yang mengaku tinggal di kolong perlintasan rel KA di Cikini itu.
Supriono hanya bisa berharap Khaerunisa sembuh dengan sendirinya. Selama sakit Khaerunisa terkadang masih mengikuti ayah dan kakaknya, Muriski Saleh (6 thn), untuk memulung kardus di Manggarai hingga Salemba, meski hanya terbaring digerobak ayahnya.
Karena tidak kuasa melawan penyakitnya, akhirnya Khaerunisa menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (5/6) pukul 07.00.
Khaerunisa meninggal di depan sang ayah, dengan terbaring di dalam gerobak yang kotor itu, di sela-sela kardus yang bau. Tak ada siapa-siapa, kecuali sang bapak dan kakaknya. Supriono dan Muriski termangu. Uang di saku tinggal Rp 6.000,- tak mungkin cukup beli kain kafan untuk membungkus mayat si kecil dengan layak, apalagi sampai harus menyewa ambulans. Khaerunisa masih terbaring di gerobak. Supriono mengajak Musriki berjalan menyorong gerobak berisikan mayat itu dari Manggarai hingga ke Stasiun Tebet, Supriono berniat menguburkan anaknya di kampong pemulung di Kramat, Bogor. Ia berharap di sana mendapatkan bantuan dari sesama pemulung.
Pukul 10.00 yang mulai terik, gerobak mayat itu tiba di Stasiun Tebet.
Yang tersisa hanyalah sarung kucel yang kemudian dipakai membungkus jenazah si kecil. Kepala mayat anak yang dicinta itu dibiarkan terbuka, biar orang tak tahu kalau Khaerunisa sudah menghadap Sang Khalik. Dengan menggandeng si sulung yang berusia 6 thn, Supriono menggendong Khaerunisa menuju stasiun. Ketika KRL jurusan Bogor datang, tiba-tiba seorang pedagang menghampiri Supriono dan menanyakan anaknya. Lalu dijelaskan oleh Supriono bahwa anaknya telah meninggal dan akan dibawa ke Bogor spontan penumpang KRL yang mendengar penjelasan Supriono langsung berkerumun dan Supriono langsung dibawa ke kantor polisi Tebet. Polisi menyuruh agar Supriono membawa anaknya ke RSCM dengan menumpang ambulans hitam.
Supriono ngotot meminta agar mayat anaknya bisa segera dimakamkan.
Tapi dia hanya bisa tersandar di tembok ketika menantikan surat permintaan pulang dari RSCM. Sambil memandangi mayat Khaerunisa yang terbujur kaku. Hingga saat itu Muriski sang kakak yang belum mengerti kalau adiknya telah meninggal masih terus bermain sambil sesekali memegang tubuh adiknya. Pukul 16.00, akhirnya petugas RSCM mengeluarkan surat tersebut, lagi-lagi Karen atidak punya uang untuk menyewa ambulans, Supriono harus berjalan kaki menggendong mayat Khaerunisa dengan kain sarung sambil menggandeng tangan Muriski. Beberapa warga yang iba memberikan uang sekadarnya untuk ongkos perjalanan ke Bogor.
Para pedagang di RSCM juga memberikan air minum kemasan untuk bekal Supriono dan Muriski di perjalanan.
Psikolog Sartono Mukadis menangis mendengar cerita ini dan mengaku benar-benar terpukul dengan peristiwa yang sangat tragis tersebut karena masyarakat dan aparat pemerintah saat ini sudah tidak lagi perduli terhadap sesama. “Peristiwa itu adalah dosa masyarakat yang seharusnya kita bertanggung jawab untuk mengurus jenazah Khaerunisa. Jangan bilang keluarga Supriono tidak memiliki KTP atau KK atau bahkan tempat tinggal dan alamat tetap. Ini merupakan tamparan untuk bangsa Indonesia”, ujarnya.
Koordinator Urban Poor Consortium, Wardah Hafidz, mengatakan peristiwa itu seharusnya tidak terjadi jika pemerintah memberikan pelayanan kesehatan bagi orang yang tidak mampu. Yang terjadi selama ini, pemerintah hanya memerangi kemiskinan, tidak mengurusi orang miskin kata Wardah.
Minggu, 20 Juli 2008
Roti Isi Sosis
1500 g tepung terigu tinggi protein/hard wheat/cap cakra
500 g tepung terigu protein sedang/medium wheat/cap segi tiga biru
400 gula pasir
35 g ragi instan/fermipan
300 g mentega/margarin
500 ml susu tawar cair
1 sdt bread improver/pengempuk roti/baker bonus
400 ml air es/air dingin
160 g telur
25 g garam halus
Olesan, aduk rata:
4 butir kuning telur
4 sdm susu tawar cair
2 sdt gula halus
Isi:
600 g sosis sapi, kerat, goreng. Tiriskan
Cara Membuat:
1. Campur tepung terigu dengan ragi instan, gula pasir, bread improver, telur dan garam di dalam mangkuk mixer roti/mangkuk adonan. Jalankan mixer kecepatan 1 selama 2 menit. Tuang air, susu tawar cair. Jalankan 2 menit, hentikan pengadukan dan tambahkan margarin/mentega. Aduk kembali selama 10 menit atau hingga terbentuk adonan yang kalis dan elastis.
2. Bulatkan adonan, letakan di dalam tempat tertutup dan hangat. Fermentasikan/diamkan selama 50 menit atau hingga adonan mengembang dua kali lipat. Kempeskan adonan, bagi masing-masing adonan menjadi potongan seberat 30 g. Bulatkan dan diamkan selama 10 menit.
3. Giling adonan, hingga ketebalan 1 cm. Letakan satu buah sosis di tengahnya. Gulung dan padatkan.
4. Letakan adonan yang sudah dibentuk di atas loyang beroles margarin. Beri beberapa keratan dengan pisau tajam pada bagian atasnya. Fermentasikan kembali selama 45 menit. Olesi permukaanya dengan bahan olesan.
5. Panggang adonan di dalam oven bertemperatur 190 derajat celsius selama 10-15 menit atau hingga roti matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat, dinginkan.
Untuk 70 buah
Tip:
Setep 1 (pengadukan dengan mixer roti) bisa diganti dengan cara mengaduk dengan tangan. Metodenya diuleni dan dibanting-banting hingga adonan kalis.
Sabtu, 19 Juli 2008
Pertanyaanku: Agar supaya ASI berkualitas kita mengkomsumsi apa yach...?
Jawaban Terbaik - yang aku pilih
ASI hendaknya diberikan eksklusif selama empat bulan atau enam bulan pertama kehidupan anak, sebelum makanan tambahan diperkenalkan. Berikut beberapa cara agar ibu sukses menyusui anak atau menjaga kualitas ASI, setidaknya sampai si anak berumur dua tahun.
* Rawatlah payudara sejak masa kehamilan dengan massage secara teratur, kemudian disiram air dingin dan hangat secara bergantian, kemudian tarik-tarik puting agar nantinya si anak tidak kesulitan mengisapnya.
* Makanlah makanan bergizi seperti sayur, buah, tempe, tahu, dan sumber protein lainnya, serta minumlah banyak air putih. Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi si anak karena apa yang dikonsumsi ibu, itulah yang akan terkandung dalam ASI.
* Tundalah untuk melakukan diet ketat untuk melangsingkan tubuh. Tubuh ibu dapat "menunggu" untuk dilangsingkan, tapi tumbuh kembang anak justru tidak. Anak tentu tidak dapat "menunggu" perolehan ASI yang diberikan ibunya.
* Berikan ASI kapan saja jika si anak menginginkannya. Makin sering ASI diberikan, makin banyak pula ASI yang diproduksi dalam payudara.
* Jaga kesehatan dan hindari stres. Dalam keadaan tidak sehat tentu seorang ibu tidak baik menyusui anak. Stres akan mempengaruhi produksi ASI.
Memberikan ASI bagi anak adalah persembahan termulia seorang ibu. Jadi, kenapa ibu harus memberikan susu sapi kepada si buah hati yang ibu lahirkan sendiri? Bukankah ASI sangat menguntungkan bagi anak, ibu, dan juga kantong keluarga?
Jumat, 18 Juli 2008
KETAHUI UMURMU DARI FREKUENSI MAKAN KELUARMU
> bohong-tapi pelayan
> restoranmu mungkin tahu!
> Perhitungan Umur Matematis Berdasarkan FREKWENSI ke
> Rumah Makan.
> Caranya cukup unik.
> JANGAN CURANG!!
> Hanya butuh waktu kurang dari semenit, sambil Anda
> baca ini
> Pastikan jangan baca bagian bawah sampai Anda
> selesai mengerjakan ini.
> Pasti seru deh..
> 1. Pilih berapa kali seminggu Anda akan makan di
> luar rumah (lebih
> dari satu kali tapi kurang dari 10)
> 2. Kalikan 2 (supaya genap)
> 3. Tambah 5
> 4. Kalikan dengan 50
> 5. Kalau Anda sudah merayakan HUT Anda tahun ini,
> tambah 1758
> Kalau belum, tambah 1757
> 6. Sekarang dikurangi dengan 4 digit tahun kelahiran
> Anda
> 7. Hasilnya harus angka 3 digit
> Digit pertama adalah angka awal yang Anda pilih
> (berapa kali Anda akan
> makan di luar rumah dalam seminggu)
> 2 angka berikutnya yaitu....
> UMUR ANDA ............ . (Oh YA, pasti)
> Tahun ini adalah tahun di mana perhitungan ini
> berlaku (2008)
> Jadi sebarkan ke teman-teman Anda selagi masih
> berlaku.
Minggu, 13 Juli 2008
Anda Termasuk Tipe Cowok Yang Mana?
cewek-cewek bilang: woow, cool banget...
kalo cowok jelek pendiam
cewek-cewek bilang: ih kuper...
kalo cowok ganteng jomblo
cewek-cewek bilang: pasti dia perfeksionis
kalo cowok jelek jomblo
cewek-cewek bilang: sudah jelas...kagak laku...
kalo cowok ganteng berbuat jahat
cewek-cewek bilang: nobody's perfect
kalo cowok jelek berbuat jahat
cewek-cewek bilang: pantes...tampangnya kriminal
kalo cowok ganteng nolongin cewe yang diganggu preman
cewek-cewek bilang: wuih jantan...kayak di filem-filem
kalo cowok jelek nolongin cewe yang diganggu preman
cewek-cewek bilang: pasti premannya temennya dia...
kalo cowok ganteng dapet cewek cantik
cewek-cewek bilang: klop...serasi banget...
kalo cowok jelek dapet cewek cantik
cewek-cewek bilang: pasti main dukun...
kalo cowok ganteng diputusin cewek
cewek-cewek bilang: jangan sedih, khan masih ada aku...
kalo cowok jelek diputusin cewek
cewek-cewek bilang:...(terdiam, tapi telunjuknya meliuk-liuk dari
atas ke bawah, liat dulu dong bentuknya).. .
kalo cowok ganteng ngaku indo
cewek-cewek bilang: emang mirip-mirip bule sih...
kalo cowok jelek ngaku indo
cewek-cewek bilang: pasti ibunya Jawa bapaknya robot...
kalo cowok ganteng penyayang binatang
cewek-cewek bilang: perasaannya halus...penuh cinta kasih
kalo cowok jelek penyayang binatang
cewek-cewek bilang: sesama keluarga emang harus menyayangi.. .
kalo cowok ganteng bawa BMW
cewek-cewek bilang: matching...keren luar dalem
kalo cowok jelek bawa BMW
cewek-cewek bilang: mas majikannya mana?...
kalo cowok ganteng males difoto
cewek-cewek bilang: pasti takut fotonya kesebar-sebar
kalo cowok jelek males difoto
cewek-cewek bilang: nggak tega ngeliat hasil cetakannya ya?...
kalo cowok ganteng naek motor gede
cewek-cewek bilang: wah kayak lorenzo lamas...bikin lemas...
kalo cowok jelek naek motor gede
cewek-cewek bilang: awas!! mandragade lewat...
kalo cowok ganteng nuangin air ke gelas cewek
cewek-cewek bilang: ini baru cowok gentlemen
kalo cowok jelek nuangin air ke gelas cewek
cewek-cewek bilang: naluri pembantu, emang gitu...
kalo cowok ganteng bersedih hati
cewek-cewek bilang: let me be your shoulder to cry on
kalo cowok jelek bersedih hati
cewek-cewek bilang: cengeng amat!!...laki- laki bukan sih?
Sabtu, 12 Juli 2008
BERITA DARI MASJID NABAWI .......BERITA PENTING..... ..... BERITA UNTUK UMMAT ISLAM DISELURUH DUNIA.
"AKU BERSUMPAH DENGAN NAMA ALLAH SWT DAN NABI MUHAMMAD SAW" WASIAT UNTUK
SELURUH UMMAT ISLAM DARI SYECKH ACHMAD SEORANG PENJAGA MAKAM RASULULLAH
DI MADINAH, YAITU DI MESJID NABAWI SAUDI ARABIA .
"Pada malam tatkala hamba membaca Al'Quran di makam Rasulullah, dan
Hamba sampai tertidur,
lalu hamba bermimpi. Didalam mimpi hamba bertemu dengan Rasulullah SAW,
dan beliau berkata,
"didalam 60.000 orang yang meninggal dunia, diantara, bilangan itu tidak
ada seorangpun yang mati beriman,
dikarenakan :
1. Seorang istri tidak lagi mendengar kata-kata suaminya
2. Orang yang kaya yang mampu, tidak lagi melambangkan atau
Menimbangkan rasa belas kasih kepada orang-orang miskin.
3. Sudah banyak yang tidak berzakat, tidak berpuasa, tidak sholat
dan tidak menunaikan ibadah haji, padahal mereka-mereka ini
mampu melaksanakan.
4. Oleh sebab itu wahai Syechk Achmad engkau sabdakan kepada semua
ummat manusia di dunia supaya berbuat kebajikan dan menyembah kepada
Allah SWT."
Demikian pesan Rasulullah kepada hamba, Maka berdasarkan pesan
Rasulullah
tersebut dan oleh karenanya hamba berpesan kepada segenap Ummat Islam di
dunia :
? Bersalawatlah kepada Nabi Besar kita Muhammad SAW.
? Janganlah bermalas-malasan untuk mengerjakan sholat 5 ( lima )waktu.
? Bershadaqoh dan berzakatlah dengan segera, santuni anak-anak yatim
piatu.
? Berpuasalah di bulan ramadhan serta kalau mampu tunaikan segera ibadah
haji.
PERHATIAN :
Bagi siapa saja yang membaca surat ini hendaklah menyalin/mengcopyny a
Untuk disampaikan orang-orang lain yang beriman kepada
penghabisan/ kiamat.
Hari kiamat akan segera tiba dan batu bintang akan terbit, Al'Quran akan
hilang dan matahari akan dekat diatas kepala, saat itulah manusia akan
panik.
Itulah akibat dari kelakuan mereka yang selalu menuruti hawa nafsu dalam
jiwa.
Dan Barang siapa yang menyebarkan surat ini sebanyak 20 (dua puluh)
lembar dan disebarkan kepada teman-teman/ rekan-rekan anda atau
Masyarakat Islam
sekitarnya, maka percayalah anda akan memperoleh setelah dua minggu
kemudian. Telah terbukti pada seorang pengusaha di Bandung , setelah
membaca dan menyalinnya juga menyebarkan sebanyak 20 (dua puluh) lembar,
maka
dalam jangka waktu 2 (dua) minggu kemudian, dia mendapat keuntungan yang
sangat luar biasa besarnya.
Jumat, 11 Juli 2008
Derita ‘Manusia Kawat’ (2), Terpaksa Sujud di Atas Bantal
NOORSYAIDAH tetap tabah menjalani hidup. Salat lima waktu tak sekali pun ditinggalkan. Awalnya, masih bisa salat dengan berdiri. Namun, posisi itu membuat perutnya nyeri. Noor lalu melakukannya dengan duduk. Tiga bantal ditumpuk di depannya untuk menahan kepalanya saat sujud agar kawat-kawat yang keluar dari perutnya tidak tertekan
Sejak kecil Noor telah dididik oleh orangtuanya untuk selalu ingat kepada-Nya. Karena itu, dia mencoba untuk tetap tabah dan meyakini bahwa penyakit aneh yang dideritanya ini adalah atas kehendak Allah.
Noor salat dengan posisi duduk, tetap menggunakan mukena (pakaian salat perempuan). Dia pernah kembali mencoba salat dengan posisi berdiri, tetapi hal itu membuatnya kesulitan.
"Ini adalah ujian dari Allah SWT, bagaimana saya harus diuji apakah sanggup untuk menjalaninya atau tidak. Alhamdulillah, khususnya persoalan salat yang harus mengeluarkan gerak itu, saya tetap bisa melaksanakannya, mudah-mudahan dengan izin Allah juga saya akan tetap bisa melaksanakannya, " kata Noor.
Bagi keluarganya, Noor dikenal sangat taat menjalankan perintah agama. Dia tak pernah bosan mengingatkan keponakan-keponakan nya untuk salat bersama-sama jika azan telah dikumandangkan.
Ketekunan Noor terhadap persoalan agama juga terlihat di Sengatta, Kutai Timur, Kaltim. Dia menyalurkan jiwa sosialnya sebagai seorang guru agama. "Banyak yang berkonsultasi soal agama dengan Noor," kata sang kakak, Hj Siti Robiah.
Noor sangat menginginkan kesembuhan tetapi dia menginginkan cara penyembuhan itu tidak keluar dari akidah agama Islam.
"Saya mendapat ujian penyakit ini karena Allah SWT yang mengizinkannya. Seandainya Allah tidak mengizinkan, saya yakin tidak ada ujian seperti yang saya alami ini. Artinya saya pun sembuh dengan izin Allah," ujar Noor.
Simpati terus berdatangan. Direktur Utama RSU Abdul Wahab Syahranie Samarinda Ajie Syirafuddin, sehari setelah melihat sendiri perut Noor yang mengeluarkan kawat, langsung menyiapkan sebuah kamar khusus agar perempuan berusia 40 tahun itu bisa mendapat perawatan intensif.
Menurut Ajie, melalui perawatan yang intensif, diharapkan Noor bisa terbebas dari jenis penyakit yang diakuinya baru kali ini muncul dalam dunia medis. Tak cuma kamar khusus, Ajie juga siapkan tim khusus. Tim ini terdiri atas enam dokter spesialis dan seorang ulama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda.
Para dokter yang menjadi anggota tim merupakan dokter terbaik di bidangnya. Ada ahli bedah, ahli bedah tulang, ahli jiwa, ahli laboratorium, ahli rontgen, dan ahli penyakit dalam. "Kita full team, makanya kami kerahkan semua para dokter spesialis terkait untuk penanganan Ibu Noor itu. Bahkan, semua perangkat medis yang dimiliki RSU AW Syahrani akan kami turunkan," kata Ajie.
Terkait keberadaan ulama dalam tim, dia mengatakan, penyakit yang diderita Noor belum pernah terjadi sebelumnya. Bukan tidak mungkin penyakit itu muncul akibat adanya kekuatan supranatural. Kisah yang dikemukakan Noor atau keluarganya juga mengisyaratkan tidak tertutupnya kemungkinan itu.
Jumat (11/7) pagi, Noor memulai tahap pengobatan. Begitu tiba di rumah sakit, dia langsung masuk ke ruang MSCT Scaning selama 20 menit. Setelah itu, dia masuk ke ruangan sinar X.
"Ini masih tahap awal. Kami baru melakukan diagnosa. Belum tahu hasilnya, karena masih mengumpulkan data-data. Setelah proses ini selesai, akan kami rapatkan. Hasilnya nanti kami informasikan kepada keluarga. Untuk langkah selanjutnya kami serahkan kepada keluarga, apakah mereka siap atau tidak," ujar Ajie.
Sayang, pihak keluarga masih belum mau Noor menjalani rawat inap.
"Kondisi Noor masih labil. Kami khawatir kondisi mentalnya, makanya kami ingin dia di rumah dulu," ucap Siti Robiah. Jumat sore, Noor kembali ke rumah kakaknya di Samarinda.
Bagaimana sikap Noor? "Saya agak tegang. Doakan saya sembuh ya," katanya dengan lirih. Apa sebenarnya penyakit Noor dan bagaimana pula pandangan paranormal? Ikuti terus kisahnya di BPost. (TK)




