Kamis, 14 Januari 2010

"Kisah Ibu dan Anak"

SUATU hari, saya tertegun membaca sebuah tulisan yang tertempel di dinding informasi majalah gontor. Sebuah kisah ibu dan anaknya, yang entah siapa dan dari mana asal tulisan tersebut, tapi isi tulisannya tersirat makna yang mampu membuat hati siapa saja yang membacanya sangat tersentuh.
Dikisahkan, seorang ibu meminta tolong anaknya untuk membantunya mengerjakan beberapa pekerjaan rumah. Kebetulan hari itu, ia harus menghadiri acara keluarga. Maka diambil secarik kertas, ditulisnya apa yang harus dikerjakan si anak, dan kemudian ditempel di pintu lemari es, agar pesan yang disampaikannya terbaca oleh si anak.

Menjelang sore si ibu hadir kembali di rumah, kemudian ia membaca secarik kertas yang tertempel di dinding lemari es, nampak tulisan si anak yang tersusun rapi.

1. Cuci Piring: Rp. 10.000,-
2. Ngepel: Rp. 20.000,-
3. Cuci Baju: Rp. 45.000,-
4. Seterika: Rp. 30.000,-
5. Masak Nasi: Rp. 15.000,-
6. Siram Tanaman: Rp. 20.000,-
Raut wajah si ibu nampak biasa saja setelah membaca tulisan sang anak, sangat tenang. Kemudian ia kembali mengambil kertas kosong, menulis dan menempel kembali di pintu lemari es.

Sejurus kemudian sang anak terbangun dari tidurnya, dengan santai ia menuju lemari es karena nampak haus sekali. Ia lihat ada secarik kertas dan kemudian membacanya.
1. Mengandung Kamu 9 Bulan: Rp. 0,-
2. Menyusui Kamu Selama 2 Tahun: Rp. 0,-
3. Menunggui Kamu Siang-malam Saat Bayi: Rp. 0,-
4. Membawa Kamu ke Dokter Ketika Sakit: Rp. 0,-
5. Menyekolahkan Kamu: Rp. 0,-

Setelah membacanya, nampak sang anak termenung dan butir-butir air matanya mulai mengalir membasahi pipi, sebuah penyesalan yang sangat dalam. Tanpa tunggu waktu, ia bergegas mencari ibunya, bersimpuh di kakinya sambil mencium dan meminta maaf.
Dengan penuh kasih sayang, si ibu meraih tangan si anak, mengangkatnya serta memeluknya, sambil membisikkan kata "Ibu selalu memaafkanmu sampai kapanpun, karena kamu adalah mutiara bagi ibu". Dipandangi wajah anaknya dengan senyum, lalu ia berkata "sekarang bergegaslah kamu berwudhu, sebentar lagi maghrib datang, kita sholat bersama memohon kepada Allah agar senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, kesehatan serta ridho-Nya". Amin.

Sumber : http://artnya.multiply.com/
Diriku tidaklah sekaya Khadijah R.ha yang Dia berkorban untuk Rosulullah..
Atau bukanlah secerdas Aisyah Binti Abu Bakar R.ha yang membuat Rosulullah selalu menyayanginya..
Bukan pula setabah Hajar A.S yang menjadikan Ibrohim A.S mencintainya..
Tidak pula diriku secantik Zulaikha yang menjadikan Yusuf A.S terpesona..
Diriku hanyalah manusia biasa yang penuh dengan kekurangan..
Dengan kekuranganku aku mencoba memperbaiki diri..
Menggapai Rahmat menuju surga yang abadi..
Amin Ya Robbal Alamin...

"Sesungguhnya Allah tidak melihat fisik kalian dan rupa kalian akan tetapi Allah melihat hati kalian"* (HR. Muslim) *Karena kecantikan yang sejati bukanlah cantiknya wajah tapi apa yang ada di dalam hati......Maka percantiklah hatimu agar dicintai dan dirindukan semua orang.*

Rabu, 13 Januari 2010

“Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah di masjid) sekalipun dengan merangkak” [HR Al-Bukhari dan Muslim] -- Yuk Perbaiki Shalat Kita

Senin, 11 Januari 2010

Banyak orang mengaku tdk bisa sukses karena latar belakang, modal, tempat, pendidikan, dll. Padahal, setiap org dapat meraih keberhasilan & layak mendapatkan kebahagiaan yg diinginkan! Semua tergantung pd seberapa besar NIAT & KEINGINAN utk kemudian mulai melakukan sesuatu utk mencapainya! ^_^

Minggu, 10 Januari 2010

Berjabat Tangan

Melakukan jabat tangan sesama muslim merupakan amalan yang di sunahkan.bahkan perbuatan inilah yang selalu di lakukan oleh rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam(SWT} saat beliau bertemu para sahabatnya.
Disamping sunnah,berjabat tangan juga bisa menghapus kesalahan kedua pihak yang mengamalkannya.sebagaimana di riwayatkan,bahwa Rasulullah SWT bersabda ."jika dua orang muslim bersalaman,kedua telapak tangan mereka tidak terpisah,kecuali telah mendapatkan ampunan untuk keduanya"{Riwayat At Thabarani}
Oleh sebab itu ada adab2 yang perlu di perhatikan,sehingga tidak hanya pahala bersalaman yang di peroleh,tapi kerekatan ukhuwwah pun di raih.berikut ini beberapa hal yang perlu di perhatikan,agar jabat tangan menjadi lebih "hangat":
*mengucapkan salam sebelum berjabat tangan
*berjabat tangan karna Allah
*tidak segerah melepaskan jabat tangan
*tidak memalingkan pandangan
*menampakkan rasa kecintaan saat berjabat tangan
*tidak berjabat tangan dengan lawan jenis yang bukan mahram

jilbab dan Hak Azasi Beragama

berjilbab adalah harga mati bagi tanti,karyawan Bpr bank angga kota probolinggo jawa timur yang di paksa mengundurkan diri oleh direktur bank tersebut.tidak bekerja di bank bukan sebuah kerugian besar bagi dirinya dan keluarganya dari pada harus melepas jilbabyang di akui telah memberikan ketenangan dalam rumah tangga.
"ya Allah,turunkan hujan di sekitar kami,bukan pada kami.Ya Allah,turunkan hujan untuk tanah2 tinggi,bukit bukit,lembah2,serta tempat2 dimana tanaman tumbuh.{riwayat Al bukhari}