Kamis, 11 November 2010

Manisnya Iman

Sabda Rasulullah SAW.: "Tiga perkara yang barangsiapa terdapat (ketiga-tiga perkara itu) padanya nescaya dia memperolehi kemanisan iman (iaitu) Allah dan Rasul-Nya adalah lebih dia cintai daripada selainnya (Allah dan Rasul), dan dia mencintai seseorang semata-mata kerana Allah, dan dia benci untuk kembali kepada kekufuran (maksiat) sebagaimana dia benci dilemparkan ke dalam api". (Hadis Sahih Riwayat Bukhari dan Muslim)..

Iman adalah membenarkan secara putus (jazim) tanpa ragu sedikitpun dengan apa yang datang daripada Rasulullah SAW. yang diikuti dengan ketundukan hati dan ketenteraman jiwa menerima ketentuannya tanpa perasaan degil dan takabbur.

Terkadang-kadang terdapat iman yang jazim pada seseorang dan tidak ada keraguan sedikitpun terhadap kebenaran yang datang daripada Rasulullah SAW. tetapi sayangnya terkadang kadang iman tersebut diikuti oleh rasa sombong dan enggan serta tidak mahu melaksanakan apa yang diyakininya itu. Maka dalam keadaan seumpama ini, dia belum digolongkan sebagai orang yang beriman.

Juga terdapat orang yang memiliki iman yang jazim tanpa sedikitpun ada perasaan ragu, malahan dia tidak mempunyai sifat degil dan takabbur terhadap apa diyakininya. Tetapi sayangnya kita lihat orang tersebut tenggelam kedalam dunia kelalaian, dia tidak pandai menilai kadar iman sebagaimana semestinya, dia lalai untuk menunaikan kewajiban mensyukuri nikmat tersebut. Manusia seperti inilah yang dikatakan orang yang beriman atau " mukmin " yanq belum mendapatkan " kemanisan iman ".

Tiga perkara yang barangsiapa terdapat (ketiga-tiga perkara itu) padanya nescaya dia memperolehi kemanisan iman.

Hadis ini mengandunqi asas-asas utama bagi semua pintu kebaikan. Kemanisan iman adalah sesuatu yang dapat dirasakan oleh mukmin yang tenteram jiwanya terhadap nikmat yang telah dianugerahkan oleh Allah kepadanya untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.

Dengan kemanisan iman seseorang dapat menghadapi hidup dengan penuh ceria. Keimanannya dapat membimbing dirinya untuk menghadapi kehidupan ini walau bagaimanapun keadaan yang menimpanya. Jika sedang ditimpa kesusahan dia boleh bersabar, dan dia dapat merasakan nikmat kesabaran. Dan jika dia mendapat nikmat kesenangan maka ia pandai bersyukur, dan dia dapat merasakan nikmat kesyukuran. Dia meyakini bahawa segala yang menimpanya apakah baik atau buruk adalah telah ditentukan oleh Allah sejak azali. Oleh itu ia dengan jiwa tenang dapat menghadapi semua keadaan dengan rasa redha.

Kalaulah begitu besar nikmat yang dia dapat rasakan ketika di dunia lantaran kemanisan iman yang dimilikinya, sudah pasti lebih besar lagi nikmat yang bakal dia terima di sisi Allah kelak di akhirat.

1. Adalah Allah dan Rasul-Nya lebih dia cintai daripada selainnya.

Cinta ialah kecenderongan jiwa seseorang kepada sesuatu yang boleh memberinya kelazatan, manfaat ataupun kerana sesuatu itu sesuai dengan fitrah (tabiat) nya. Ada beberapa sebab yang boleh menimbulkan rasa cinta seseorang. Menurut Imam Al Ghazali bahawa ada 5 sebab yang mendorong perasaan cinta seseorang:

1. Cinta manusia kepada dirinya, kewujudannya, keberkekalan dan kesempurnaannya.

2. Cinta manusia kepada orang yang berbuat ihsan kepadanya dan orang yang boleh mendatangkan manfaat kepadanya.

3. Cinta manusia kepada orang yang suka berbuat ihsan semata-mata kerana ihsannya. Walaupun dia sendiri tidak berhajat kepada ihsan orang tersebut.

4. Cinta manusia kepada kecantikan dan keindahan. Keindahan yang memikat ada yang hissy (fisical) seperti keindahan warna warni bunga dan binatang, dan ada pula yang maknawy (abstrak) seperti akhlak yang luhur dan sifat mulia dari seseorang umpamanya: berilmu, cerdik, berani, adil, sabar, cekal dan lain lain.

5. Cinta manusia kepada seseorang disebabkan kerana orang yang dicintainya itu memiliki persamaan sifat dengannya, walaupun semua sebab terdahulu atau sebahagiannya tidak wujud pada orang tersebut. Ini sesuai dengan sabda Nabi SAW.: Roh-roh adalah tentera tentera yang dipersenjatakan, maka apa yang sesuai dengannya dia akan mesra dan apa yang bercanggah dengannya dia akan berbeza.

Dan jika kita amat amati sebab sebab cinta diatas dengan cermat nescaya kita dapati kesemua sebab itu mewajibkan orang beriman yang benar-benar mengenali Tuhannya untuk mencintai Allah dengan kadar cinta yang tidak ada tolok bandingannya.

Buah atau kesan cinta seseorang kepada Allah akan menimbulkan ketaatannya kepada Allah yakni melaksanakan suruhan Nya dan menjauhi laranqan-Nya. Tetapi perlu diingat bahawa terdapat perbezaan antara taat kerana cinta (mahabbah) dengan taat kerana mengharap dan takut (rakhbah dan Rahbah).

Keutamaan BerSabar

Allah Ta’ala sesungguhnya telah menyifatkan orang-orang yang sabar, dengan beberapa sifat. Ia menambahkan lebih banyak derajat dan kebajikan kepada sabar. Ia menjadikan derajat dan kebajikan itu sebagai hasil (buah) dari sabar. Maka Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:
“Dan Kami jadikan di antara mereka itu beberapa pemimpin yang akan memberikan pimpinan dengan perintah Kami, yaitu ketika mereka berhati teguh (sabar)”. (QS. As-Sajadah : 24).
“Dan telah sempurnalah perkataan yang baik dari Tuhan engkau untuk Bani Israil, disebabkan keteguhan hati (kesabaran) mereka”. (QS Al A’raf : 137).
“Kepada orang-orang itu diberikan pembalasan (pokok) dua kali lipat, disebabkan kesabaran mereka”. (QS. Al Qashash : 54)
“Sesungguhnya orang-orang yang sabar itu, akan disempurnakan pahalanya dengan tiada terhitung”. (QS Az-Zumar : 10).

Maka tidak ada dari pendekatan diri manusia kepada Allah (ibadah), melainkan pahalanya itu ditentukan dengan kadar dan dapat dihitung, selain sabar. Dan sesungguhnya adanya puasa itu sebagian dari sabar dan puasa itu separuh sabar, maka Allah Ta’ala mengaitkan puasa itu bagi orang-orang yang bersabar, bahwa Ia bersama mereka.
“Hendaklah kamu bersabar, sesungguhnya Allah itu bersama orang-orang yang sabar”. (QS. Al-Anfal : 46).

“Ya! Kalau kamu sabar dan memelihara diri, sedang mereka datang kepadamu (menyerang) dengan cepatnya, Tuhan akan membantu kamu dengan lima ribu malaikat yang akan membinasakan”. (QS. Ali ‘Imran : 125).

Dan penelitian semua ayat-ayat tentang kedudukan sabar itu akan panjang bila diteruskan.
Adapun hadits-hadits yang menyangkut dengan sabar, maka di antara lain, Nabi s.a.w. bersabda : “Sabar itu separuh iman”, sebagaimana nanti akan diterangkan caranya sabar itu separuh iman. Adapun hadits-hadits yang lain di antaranya:

“Dari yang sekurang-kurangnya diberikan kepada kamu, ialah: keyakinan dan kesungguhan sabar. Siapa yang diberikan keberuntungan dari keyakinan dan kesungguhan sabar itu, niscaya ia tidak peduli dengan yang luput dari padanya, dari shalat malam dan puasa siang.

Dan engkau bersabar di atas apa yang menimpa atas diri engkau, adalah lebih aku sukai, daripada disempurnakan oleh setiap orang daripada kamu, kepadaku, dengan seperti amalan semua kamu. Akan tetapi aku takut, bahwa dibukakan kepadamu dunia sesudahku. Lalu sebagian kamu menetang sebagian yang lain. Dan akan ditantang kamu oleh penduduk langit (para malaikat) ketika itu. Maka siapa yang sabar dan memperhitungkan diri, niscaya memperoleh kesempurnaan pahalanya”.

Kemudian Nabi s.a.w. membaca firman Allah Ta’ala: “Apa yang di sisi kamu itu akan hilang dan apa yang di sisi Allah itu yang kekal. Dan akan Kami berikan kepada orang-oang yang sabar itu pembalasan, menurut yang telah mereka kerjakan dengan sebaik-baiknya” (An-Nahl:96).
Diriwayatkan Jabir, bahwa Nabi s.a.w ditanyakan tentang iman, maka Beliau menjawab: “Sabar dan suka memaafkan”.

Dikatakan bahwa Allah Ta’ala menurunkan wahyu kepada nabi Daud a.s.:
“Berakhlaklah dengan akhlak-Ku! Sesungguhnya sebagian dari akhlak-Ku, ialah, bahwa Aku Maha Sabar.”

Pada hadits yang diriwayatkan ‘Atha’ dari Ibnu Abbas, bahwa ketika Rasulullah s.a.w. masuk ke tempat orang-orang Anshar, lalu beliau bertanya:

“Apakah kamu ini semua orang beriman?”.

Semua mereka diam. Maka menjawab Umar r.a.: “Ya, wahai Rasulullah!”.
Nabi s.a.w. lalu bertanya: “Apakah tandanya keimanan kamu itu?”

Mereka menjawab: “Kami bersyukur atas kelapangan. Kami bersabar atas percobaan. Dan kami rela dengan ketetapan Tuhan (qadha Allah Ta’ala)”.
Lalu Nabi s.a.w. menjawab: “Demi Tuhan pemilik Ka’bah! Benar kamu itu orang beriman!”.

Nabi s.a.w. bersabda:

“Pada kesabaran atas yang tidak engkau sukai itu banyak kebajikan”.
Isa Al-Masih a.s. berkata:

“Engkau sesungguhnya tiada akan memperoleh apa yang engkau sukai, selain dengan kesabaranmu atas apa yang tiada engkau sukai”.

Adapun atsar, maka di antaranya ialah terdapat pada surat khalifah Umar bin al-Khatab r.a. kepada Abu Musa Al-Asy’ari r.a., yang bunyinya di antara lain:

“Haruslah engkau bersabar! Dan ketahuilah, bahwa sabar itu dua. Yang satu lebih utama dari yang lain: sabar pada waktu musibah itu baik. Dan yang lebih baik daripadanya lagi, ialah sabar (menahan diri) dari yang diharamkan Allah Ta’ala. Dan ketahuilah, bahwa sabar itu yang memiliki iman. Yang demikian itu, adalah bahwa takwa itu kebajikan yang utama. Dan takwa itu dengan sabar”.

Ali r.a. berkata pula:
“Sabar itu dari iman, adalah seperti kedudukan kepala dari tubuh. Tidak ada tubuh bagi orang yang tidak mempunyai kepala. Dan tidak ada iman, bagi orang yang tiada mempunyai kesabaran”.

Adalah Habib bin Abi Habib Al Bashari, apabila membaca ayat: “Sesungguhnya dia (Ayub) kami dapati, seorang yang sabar. Seorang hamba yang amat baik. Sesungguhnya dia tetap kembali (kepada Tuhan)” (QS. Shad : 44), lalu beliau menangis dan berkata: “Alangkah menakjubkan! Ia yang memberi dan Ia yang memujinya.”

Jumat, 05 November 2010

Khutbah Rasulullah Saat Pertama Kali Sholat Jum'at

Sebagaimana dikisahkan dalam berbagai buku sejarah Rasulullah SAW, seperti Fikih Sirah, Sirah Nabawiyah, maupun Hayatu Muhammad karya Muhammad Husein Haykal, shalat Jumat pertama yang dilakukan Rasul SAW adalah di Wadi Ranuna, sekitar satu kilometer dari Masjid Quba, atau kurang lebih empat kilometer dari Madinah al-Munawwarah. Di sana kini berdiri sebuah masjid yang diberi nama Masjid Jumat.

Tentu saja, dalam shalat Jumat itu diselenggarakan khutbah Jumat yang disampaikan Rasul SAW kepada kaum Muslim. Apa isi khutbah Rasul SAW pada saat itu? Hanafi al-Mahlawi dalam bukunya Al-Amakin al-Masyhurah Fi Hayati Muhammad (Tempat-tempat bersejarah yang dikunjungi Rasul SAW), isi khutbah itu adalah sebagai berikut;

"Segala puji bagi Allah, kepada-Nya aku memohon pertolongan, ampunan, dan petunjuk. Aku beriman kepada Allah dan tidak kufur kepada-Nya. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan, aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Dia telah mengutusnya dengan petunjuk dan agama yang benar, dengan cahaya dan pelajaran, setelah lama tidak ada rasul yang diutus, minimnyua ilmu, dan banyaknya kesesatan pada manusia di kala zaman menjelang akhir dan ajal kian dekat.

Barang siapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, sesungguhnya ia telah mendapatkan petunjuk. Dan, barang siapa yang bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya, sesungguhnya ia telah melampaui batas dan tersesat dengan kesesatan yang sangat jauh.

Aku berwasiat kepada kalian untuk bertakwa kepada Allah. Itulah wasiat terbaik bagi seorang Muslim. Dan, seorang Muslim hendaknya selalu ingat akhirat dan menyeru kepada ketakwaan kepada Allah.

Berhati-hatilah terhadap yang diperingatkan Allah. Sebab, itulah peringatan yang tiada tandingannya. Sesungguhnya ketakwaan kepada Allah yang dilaksanakan karena takut kepada-Nya, ia akan memperoleh pertolongan Allah atas segala urusan akhirat.

"Barang siapa yang selalu memperbaiki hubungan dirinya dengan Allah, baik di kala sendiri maupun di tengah keramaian, dan ia melakukan itu tidak lain kecuali hanya mengharapkan rida Allah, maka baginya kesuksesan di dunia dan tabungan pahala setelah mati, yaitu ketika setiap orang membutuhkan balasan atas apa yang telah dilakukannya. Dan, jika ia tidak melakukan semua itu, pastilah ia berharap agar masanya menjadi lebih panjang. Allah memperingatkan kamu akan siksa-Nya. dan Allah Mahasayang kepada hamba-hamba-Nya." (QS Ali Imran [3]: 30).

Dialah Zat yang benar firman-Nya, melaksanakan janji-Nya, dan semua itu tidak pernah teringkari. Allah berfirman, "Keputusan di sisi-Ku tidak dapat diubah, dan Aku sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Ku." (QS Qaf [50]: 29).

Karenanya, bertakwalah kalian kepada Allah dalam urusan sekarang maupun yang akan datang, dalam kerahasiaan maupun terang-terangan. "Sesungguhnya barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya." (QS At-Thalaq [65]: 5). "Barang siapa bertakwa kepada Allah, sungguh ia telah memperoleh kemenangan yang besar." (QS Al-Ahzab [33]: 71).

Sesungguhnya ketakwaan kepada Allah menghindarkan dari kemarahan, hukuman, dan murka-Nya. Takwa kepada Allah akan membuat wajah bersinar terang, membuat Allah rida, dan meninggikan derajat. Lakukanlah dengan sepenuh kemampuan kalian, dan jangan sampai kurang di sisi Allah.

Dia telah mengajarkan kepada kalian dalam kitab-Nya dan membentangkan jalan-Nya, untuk mengetahui siapa yang benar dan untuk mengetahui siapa yang dusta. (QS Al-Ankabut [29]: 3).

Maka, berbuat baiklah, sebagaimana Dia berbuat baik kepada kalian, dan musuhilah musuh-musuh-Nya. Berjihadlah di jalan Allah dengan sebenar-benarnya jihad. Dia telah memilih dan menamakan kalian sebagai Muslim. (QS Al-Hajj [22]: 78). Agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidupnya dengan keterangan yang nyata. (QS Al-Anfal [8]: 42).


Tiada daya upaya, kecuali hanya dengan kekuatan Allah. Karenanya, perbanyaklah mengingat Allah, dan beramallah untuk kehidupan setelah mati. Sesungguhnya orang yang membangun hubungan baik dengan Allah, Allah pun akan membuat baik hubungan orang itu dengan manusia lainnya.


Karena Allah yang memberi ketetapan kepada manusia, sedang manusia tidak mampu memberi ketetapan kepada-Nya. Dia menguasai manusia, sedang manusia tidak bisa menguasai-Nya. Allah itu Maha Agung. Tiada daya dan kekuatan selain dengan kekuatan Allah Yang Mahatinggi dan Mahaagung."


Demikianlah isi khutbah Rasul SAW sebagaimana disebutkan dalam Tarikh Thabari, Tafsir al-Qurthubi, Subul al-Huda wa ar-Rasyad, dan Al-Bayan al-Muhammadi karya Dr Mustafa Asy-Sya'kah.


Asy-Sya'kah menegaskan bahwa khutbah diatas merupakan khutbah Rasul SAW saat shalat Jumat pertama di Wadi Ranuna. Penjelasan ini juga diperkuat dengan keterangan Ibnu Abbas RA yang diriwayatkan oleh Ibnu Katsir.

Kamis, 04 November 2010

Kisah Imam Bukhori Rah.A & Imam Sofyan As Tsauri Rah

Tatkala masih kecil imam bukhori ini buta. Maka ibunya yang sholehah ini, yang telah menyiapkan anaknya untuk agama, beliau tiap malam terus menangis berdoa mohon kesembuhan bagi anaknya. Sampaikan akhirnya ibunya ini Allah takdirkan mimpi bertemu Ibrahim AS, dan menyampaikan bahwa doa ibu imam bukhori ini sudah diterima Allah Swt, anaknya akan segera sembuh. Maka memang betul ke esokan harinya ini, Imam Bukhori sudah mampu melihat, bahkan Allah beri banyak kelebihan berupa daya ingat dalam menghafal. Sekali lihat saja bisa langsung ingat dan hafal sepanjang hidupnya. Sehingga setiap kali kita baca Hadits Imam Bukhori ini, maka pahalanya akan didapati oleh ibunya juga. Selama Kitab Hadits Imam Bukhori ini masih dibaca orang-orang maka pahalanya ini akanterus mengalir kepada ibunya imam bukhori. Sampai kapan ? sepanjang masa sampai dengan kiamat, selama masih di baca, maka ibunya akan terus kebagian mendapat kiriman pahala. Ibunya Imam Bukhori ini bukan orang terkenal, tidak ada yang tahu, akan tetapi ibunya terus mendapatkan pahala hingga hari ini sampai batas waktu yang Allah saja yang tahu kapan.

Kisah Imam Sofyan As Tsauri Rah.A :

Waktu umur 8 tahun, ibunya mengirimnya ke pesantren. Dalam keadaan miskin dan janda ibunya tidak bisa memberinya biaya yang banyak atau bekal yang cukup. Maka setelah mengantarkannya, ibunya hanya bisa meninggalkannya di pesantren lalu langsung pulang. Beberapa tahun telah berlalu hingga 12 tahun kemudia, Sofyan As Tsauri pulang untuk menemui ibunya. 12 tahun tidak berjumpa untuk ibu dan anak merupakan kerinduan yang sangat laur biasa, perpisahan yang lama sekali bagi orang tua dan anaknya. Namun ketika Sofyan mengetuk rumah ibunya :

Ibunya bertanya : “Siapa itu diluar ?”
Sofyan As Tsauri : “Wahai ibu ini adalah aku sofyan, tolong bukakan pintunya, aku sudah rindu sekali ingin jumpa.”
Ibunya : “Aduhai apakah itu engkau Sofyan anakku.”
Sofyan As Tsauri : “Betul ibu ini adalah aku, Sofyan, anakmu, lekas bukakan pintunya, aku sudah rindu ingin bertemu dengan ibu.”
Lantas ibunya menjawab : “ Wahai Sofyan, kamu sudah 12 tahun belajar agama, kamu pasti sudah paham betul hukum-hukum agama. Kamu pasti sudah tahu betul bahwa sesuatu yang sudah di hibahkan tentunya tidak boleh ditarik kembali. Ketahuilah bahwa aku sudah hibahkan dirimu untuk agama, aku tidak akan tarik kembali. Jadi tidak usahlah kita berjumpa di dunia ini, pertemuan kita nanti Insya Allah di surga.”

12 tahun berpisah, ada kesempatan bertemu, itu juga di korbankan, sehingga asbab pengorbanan ini Allah angkat derajat Imam Sofyan As Tsauri Rah. A. Hingga pada hari ini namanya, Ilmunya, masih disebut-sebut dan digunakan. Itulah keberkahan dari seorang wanita sholehah yang bisa menjadi asbab kesholehan anaknya.

Muslimah Kini dan Nanti

Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakan perhiasannya (auratnya), kecuali yang biasa terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya .... ” (QS An-Nur : 31)

Sudah sering mendengar ayat ini? atau mungkin telah mengahafalnya? Ya ... ayat ini menjadi bukti betapa Islam melindungi seorang wanita. Kemuliaan seorang wanita dalam Islam terletak pada usahanya untuk menjaga kehormatan dirinya. Islam telah mengatur bagaimana seorang wanita bisa menjadi mulia dengan akhlaq, menutup aurat dan melaksanakan perintah Allah. Perintah menutup aurat bukan mengekang kebebasan seorang wanita, justru memperlihatkan bahwa Islam mengerti dengan apa yang dibutuhkan oleh wanita.

Bila diibaratkan, terdapat dua buah kue yang sama jenisnya, dijual di tempat yang terpisah, yang satu ditaruh di etalase kaca bertulisan jangan disentuh dan yang satu lagi dibiarkan “berdesakan” dengan jajanan lain tanpa penutup apa-apa dan yang pasti telah sering dipegang oleh tangan-tangan yang belum tentu steril.
Nah, kita diminta memilih, mana yang akan kita beli ? secara logika tentu saja kita pilih yang tidak pernah dipegang karena pasti terjaga kualitasnya. Seperti itu pula wanita, begitu sayangnya Allah sehingga Ia ingin menjadian kita sesuatu yang “mewah” dan suci karena terlindungi ....
sebuah kisah akan mengingatkan kita pada wanita mulia ....
Dari Atha bin Abi Rabah, ia berkata, Ibnu Abbas berkata padaku, “Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?” Aku menjawab, “Ya.”

Ia berkata, “Wanita hitam itulah yang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Aku menderita penyakit ayan (epilepsi) dan auratku tersingkap (saat penyakitku kambuh). Doakanlah untukku agar Allah menyembuhkannya.' Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Jika engkau mau, engkau bersabar dan bagimu surga, dan jika engkau mau, aku akan mendoakanmu agar Allah menyembuhkanmu.' Wanita itu menjawab, ‘Aku pilih bersabar.’ Lalu ia melanjutkan perkataannya, ‘Tatkala penyakit ayan menimpaku, aura tku terbuka, doakanlah agar auratku tidak tersingkap.’ "

Apa amal yang mengantarkannya menjadi seorang wanita penghuni surga? Apakah karena ia adalah wanita yang cantik jelita dan berparas elok? Ataukah karena ia wanita yang berkulit putih bak batu pualam? Tidak. Bahkan Ibnu Abbas menyebutnya sebagai wanita yang berkulit hitam. Wanita hitam itu, yang mungkin tidak ada harganya dalam pandangan masyarakat. Akan tetapi ia memiliki kedudukan mulia menurut pandangan Allah dan Rasul-nya.

Inilah bukti bahwa kecantikan fisik bukanlah tolak ukur kemuliaan seorang wanita. Kecuali kecantikan fisik yang digunakan dalam koridor yang syar’i. Yaitu yang hanya diperliha tkan kepada suaminya dan orang-orang yang halal baginya. Kecantikan iman yang terpancar dari hatinyalah yang mengantarkan seorang wanita ke kedudukan yang mulia. Dengan ketaqwaannya, keimanannya, keindahan akhlaqnya, dan amalan-amalan salihnya, seorang wanita yang buruk rupa di mata manusia akan menjelma menjadi secantik bidadari surga.

Subhanallah, ternyata untuk menjadi mulia tidak butuh kosmetik mahal, perawatan kulit untuk menjadi putih dan alat-alat kecantikan lainnya, namun yang dibutuhkan hanya kesabaran dalam “memutihkan” hati dan menjaga kesucian diri.

Sekarang, patutlah diri di depan kaca, dan katakanlah bahwa saya akan menjadi seorang wanita mulia mulai sekarang dan nanti. Kenapa nanti? karena tidak ada yang tahu apakah kita masih seperti sekarang besok, beberapa hari lagi bahkan bertahun-tahun berikutnya, karena baiknya iman kita saat ini ... ketulusan yang hadir hari ini belum tentu bertahan hingga nanti jika tidak ada usaha untuk memperbaiki diri.

Kesempatan untuk memompa semangat tidak selalu datang begitu saja, ia butuh diberi sebuah asupan dari saat ini, keinginan untuk terus berubahpun tak datang tiba-tiba karena butuh keteguhan dan kekuatan cinta pada Ilahi. Modal tersebut akan didapat melalui proses pencarian sebuah ilmu yang mampu memantapkan hati kita bahwa muslimah seperti inilah yang diharapkan muncul dari sebuah generasi pembaharu.

Muslimah yang teguh dengan hijabnya, yang terus menambah wawasan keislamannya dan muslimah yang mampu mempengaruhi orang lain baik secara langsung maupun tidak langsung. Jilbab yang hadir di tengah masyarakat yang gersang akan ilmu agama bisa menarik orang lain untuk mendalami Islam, apalagi bila ditambah dengan kecerdasan dan talenta yang dimilki oleh muslimah tersebut,maka akan dapat menimbulkan tarikan yang lebih kepada mereka.

Berangkat dari pemahaman inilah terdapat kesimpulan bahwa ancaman muslimah dalam kehidupannya dipengaruhi oleh lingkungan yang homogen dan heterogen. Hanya tinggal muslimah itulah yang berusaha untuk menjaga dirinya sekarang dan hingga nanti ...

Kisah Masyithah Tukang Sisir Puteri Fir'aun

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Pada saat malam terjadinya Isra’ saya mencium bau harum, sayapun bertanya, “Ya Jibril, bau harum apakah ini?”
Jibril menjawab, “Ini adalah bau wangi wanita penyisir rambut putri Fir’aun (Masyithah) dan anak-anaknya.”

Saya bertanya, ”Bagaimana bisa demikian?”
Jibril bercerita, “Ketika dia menyisir rambut putri Fir’aun suatu hari, tiba-tiba sisirnya terjatuh. Dia mengambilnya dengan membaca ”Bismillah (dengan nama Allah).”
Putri Fir’aun berkata, “Hai, dengan nama bapakku?”

Masyithah berkata, “Bukan, Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu begitu juga Tuhan bapakmu.”
Putri Fir’aun bertanya, “Kalau begitu, kamu punya Tuhan selain ayahku?
Wanita tukang sisir itu menjawab, “Ya.”
Anak putri Fir'aun berkata, 'Akan aku laporkan pada ayahku.'
Wanita tukang sisir menjawab, 'Silahkan!'

Putri Fir’aun kemudian melaporkan kepada bapaknya, dan Fir’aunpun kemudian memanggil Masyithah.
Fir’aun bertanya, “Ya Masyithah, apakah kamu mempunyai tuhan selain aku?”
Masyithah menjawab, “Ya, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.”

Kemudian Fir'aun memerintahkan untuk mempersiapkan periuk besar dari tembaga untuk dipanaskan. Satu persatu anak wanita tukang sisir itu kemudian dilemparkan ke dalam periuk yang mendidih.
Beberapa saat kemudian, Masyithah berkata kepada Fir’aun, “Saya mempunyai satu permohonan.”
Fir’aun menjawab, “Katakanlah.”
Masyithah berkata, “Saya ingin engkau mengumpulkan tulang-tulangku dan tulang-tulang anakku dalam satu kain/kantong untuk kemudian dikuburkan.”
Fir’aun menjawab, “Akan aku penuhi permintaanmu.”

Lalu satu demi satu anaknya dilemparkan ke dalam periuk mendidih itu di depan matanya, sampai akhirnya tinggal seorang bayi yang masih menyusu. Pada saat itu wanita tukang sisir nampak ragu-ragu.

Si bayi diatas gendongan Masyithah, atas izin Allah tiba-tiba berbicara, “Terjunlah Ibu! Ayo terjunlah, adzab dunia lebih ringan daripada adzab Akhirat.” Mendengar anaknya berbicara si ibupun langsung terjun bersama bayinya.

Demikianlah sebuah kisah yang tercantum dalam Musnad Imam Ahmad, 4/291-295 dan juga tercantum dalam Majma’uz Zawa’id, 1/65. Anisul Jalabi II, Ali Al-Hazza’. Kisah dari seorang wanita bernama Mashithah yang menjadi penerang kegelapan istana Fir’aun. Dia mempertahankan kebenaran, meskipun berat dan pahit terasa. Lalu siapakah pembawa obor bagi kita di kegelapan abad ini?

Ibroh (Pelajaran yang dapat dipetik):
1. Anjuran untuk tetap sabar dan teguh ketika muncul fitnah.
2. Balasan itu sesuai dengan jenis amal yang dikerjakan.
3. Bagi yang bersabar dalam memegang teguh agama dan tidak takut dicela orang niscaya memperoleh pahala dan ganjaran yang sangat besar, sebagaimana firman Allah dalam QS: Az-Zumar: 10,
" Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala tanpa batas."
4. Seorang muslim diperbolehkan mengajukan permintaan yang mengandung kebaikan sekalipun kepada thaghut, sebagaimana kisah ini. Wanita tukang sisir anak gadis Fir'aun meminta agar tulang tubuhnya dan anak-anaknya dikubur menjadi satu.
5. Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberi jalan keluar untuk para waliNya dari musibah atau bencana yang menimpa.
6. Ketetapan karamah Allah yang diberikan bagi orang shalih dan shalihah.
7. Karamah termasuk dalam kategori peristiwa langka dan luar biasa.

Selasa, 26 Oktober 2010

ya Tuhan

Telah lama kudengar
ada sungai indah yang mengalir di surga.

...Tapi pecah dadaku dengan air mata haru,
saat kupilih tuk mengerti,
bahwa bukan hanya Engkau telah memberikan
kepada kami sebuah sungai di surga,
tapi juga sebuah sungai
untuk setiap jiwa yang Kau kasihi.

Tuhanku, indahkanlah hidupku di dunia ini,
sampai saat Kau manjakan aku dan keluargaku
dengan jamuan di tepi sungaiku di surga.

Amien

Senin, 11 Oktober 2010

Badai matahari 2012

sungguh membuat heboh warga bumi beberapa tahun terakhir ini. Sejumlah media, dengan mengutip para ahli, meramalkan bahwa pada tahun 2012 akan terjadi peristiwa dahsyat yang disebut badai matahari (solar blast). Pada saat itu akan terjadi semburan energi di permukaan matahari yang besarnya setara dengan seratus juta kali bom hidrogen!

Ledakan energi dahsyat itu, menurut sejumlah ahli, akan membuat bumi dilanda badai geomagnetik. Badai geomagnetik tersebut akan menghancurkan pembangkit listrik, merusak sistem komunikasi, membuat pesawat terbang jatuh, merusak pasokan makanan, dan mematikan jaringan internet.

Para pakar juga mengatakan bahwa matahari bakal mencapai puncak krisis peredarannya pada tahun 2013. Dampak peristiwa itu adalah energi magnetik matahari akan bertambah besar sehingga memicu terjadinya radiasi badai. Akibatnya dahsyat sekali, akan timbul kobaran api di alam semesta.

Para pakar tersebut juga mengatakan bahwa kondisi seperti itu terjadi setiap seratus tahun sekali. Pada tahun 1859, kobaran api seperti itu pernah terjadi. Waktu itu, sekitar dua pertiga langit tampak merah membara. Kondisi seperti ini disebut-sebut bakal terjadi lagi dan di beberapa kota besar seperti London, Paris, dan New York akan terjadi badai dahsyat.

Pendeknya, diduga akan terjadi kiamat pada 2012, seakan-akan membenarkan ramalan banyak pihak, termasuk kisah dalam film 2012.

Siklus 11 Tahun

Benarkah akan terjadi kiamat akibat badai matahari? Apa sebenarnya yang disebut badai matahari? Sebenarnya, badai matahari bukan peristiwa yang langka. Permukaan matahari selalu diwarnai letupan-letupan, mulai kecil hingga besar, dengan frekuensi mulai beberapa kali dalam sehari hingga sekali dalam seminggu.

Kira-kira tiap 11 tahun sekali akan terjadi badai yang besar. Inilah yang disebut siklus sebelas tahunan badai matahari.

Badai matahari pertama kali diamati oleh Richard Christopher Carrington dan secera terpisah oleh Richard Hodgson pada 1859 sebagai titik-titik yang tampak lebih terang dibanding permukaan matahari di sekitarnya.

Sinar X dan radiasi ultraviolet yang dilepaskan pada peristiwa badai matahari bisa memengaruhi ionosfer bumi dan mengganggu komunikasi radio jarak jauh. Emisi gelombang radio langsung dengan panjang gelombang di level desimeter bisa mengganggu kerja radar dan perangkat lain yang bekerja pada frekuensi tersebut.

Bukan Kiamat

Namun, masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan. Menurut seorang ahli dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), badai matahari pada 2012-2015 bukan pertanda kiamat seperti yang diisukan banyak pihak.

Menurut Clara Yono Yatini, ahli Lapan tersebut, badai matahari tidak akan menghancurkan peradaban secara langsung. Yang akan terkena efeknya secara langsung adalah perangkat berteknologi tinggi, seperti satelit dan komunikasi radio.

Guna meredam kekhawatiran akibat merebaknya isu kiamat yang ditimbulkan badai matahari, Lapan berupaya terus-menerus menyebarkan pengetahuan mengenai dampak aktivitas matahari.

Dengan cara ini, masyarakat diharapkan akan lebih paham tentang dampak yang bisa terjadi. Masyarakat pun bisa mengambil langkah antisipasi untuk menghadapi akibat fenomena yang bakal terjadi pada 2012 hingga 2015 itu.

{by:http://www.anneahira.com/badai-matahari-tahun-2012.htm}

Minggu, 12 September 2010

Fadilah puasa syawal 6 hari

Puasa Ramadhan yang dilanjutkan dengan puasa syawal 6 hari memiliki nilai yang sama dengan puasa satu tahun penuh. Abu Hurairah meriwayatkan dari Abu Ayyub, r.a.:

Siapa berpuasa Ramadhan, lalu disambung dengan 6 hari puasa Syawal, maka ia dianggap berpuasa setahun. (H.R. Muslim).

Dalil

Al- An'am 160 menyatakan :

Siapa berbuat amal (satu) yang baik, maka pahalanya 10 x lipat amalnya, dan siapa berbuat (satu) kejahatan, maka tiada balasan kecuali setimpal dengan kejahatannya, dan tidak sedikitpun mereka dirugikan.

Perhitungannya:

Puasa Ramadhan 30 hari = 30 x 10 hari = 300 hari.

Puasa Syawal 6 hari = 6 x 10 hari = 60 hari.

Jadi Puasa Ramadhan + Puasa Syawal = 360 hari sama dengan satu tahun = 360 hari.

Jadi Puasa Ramadhan yang dilanjutkan dengan Puasa Syawal 6 hari sama dengan Puasa satu tahun penuh.

Puasa Ramadhan meringankan sakaratul maut

Puasa 6 hari syawal dapat meringankan sakaratul maut sebagaimana sabda Nabi:

Bahwasanya bagi mayit terdapat 600 anggota tubuh, setiapnya menyimpan 1000 mulut kecuali hati, karena hati wadah pengetahuan. Maka siapa puasa 6 hari ini, pasti Allah meringankan saat sakaratul mautnya, bagai siraman air segar bagi orang yang tengah dahaga.(Durratul Waidhin).

Hayatul Qulub menjelaskan:

Orang mengatakan: "Siapa menanam pohon dengan harapan menikmatik buahnya, maka ia harus menyiraminya secara teratur pada saat-saat tertentu, dan terserapnya air dibuktikan dengan hijaunya daunnya, dan ketika pohon itu subur sekian lama, kemudian dilanda kekeringan daunnya akibat panas matahari, maka dengan demikian terlihat jelaslah bahwa adanya daun kekeringan adalah akibat pohon tersebut tidak lagi menyerap air, dan apabila ia menyerap air, pasti tidak sampai daunnya kekeringan. Demikian pulu keadaan manusia pada bulan Ramadan ia segera berpuasa, shalat dan beramal kebaikan lainnya dengan harapan dapat diterima amalnya berkat Ramadan, sedangkan tanda-bukti bahwa amalnya diterima ialah nanti sehabis bulan Ramadan ia tetap aktif beramal dan beribadah kepada Allah SWT.

Minggu, 05 September 2010

pada sepertiga terakhir dari bulan yang penuh berkah ini terdapat malam Lailatul Qadar, suatu malam yang dimuliakan oleh Allah melebihi malam-malam lainnya. Di antara kemuliaan malam tersebut adalah Allah mensifatinya dengan malam yang penuh keberkahan. Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ (3) فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ (4)

“Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al Qur’an) pada suatu malam yang diberkahi. dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (QS. Ad Dukhan [44] : 3-4). Malam yang diberkahi dalam ayat ini adalah malam lailatul qadar sebagaimana ditafsirkan pada surat Al Qadar. Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1)

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.” (QS. Al Qadar [97] : 1)

Keberkahan dan kemuliaan yang dimaksud disebutkan dalam ayat selanjutnya,
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5)

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadar [97] : 3-5)

Kapan Malam Lailatul Qadar Terjadi?

Lailatul Qadar itu terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

“Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Terjadinya lailatul qadar di malam-malam ganjil itu lebih memungkinkan daripada malam-malam genap, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

“Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Terjadinya lailatul qadar di tujuh malam terakhir bulan ramadhan itu lebih memungkinkan sebagaimana hadits dari Ibnu Umar bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ - يَعْنِى لَيْلَةَ الْقَدْرِ - فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِى

“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir, namun jika ia ditimpa keletihan, maka janganlah ia dikalahkan pada tujuh malam yang tersisa.” (HR. Muslim)

Dan yang memilih pendapat bahwa lailatul qadar adalah malam kedua puluh tujuh sebagaimana ditegaskan oleh Ubay bin Ka’ab radhiyallahu ‘anhu. Namun pendapat yang paling kuat dari berbagai pendapat yang ada sebagaimana dikatakan Ibnu Hajar dalam Fathul Bari bahwa lailatul qadar itu terjadi pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir dan waktunya berpindah-pindah dari tahun ke tahun. Mungkin pada tahun tertentu terjadi pada malam kedua puluh tujuh atau mungkin juga pada tahun yang berikutnya terjadi pada malam kedua puluh lima tergantung kehendak dan hikmah Allah Ta’ala. Hal ini dikuatkan oleh sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
الْتَمِسُوهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى تَاسِعَةٍ تَبْقَى ، فِى سَابِعَةٍ تَبْقَى ، فِى خَامِسَةٍ تَبْقَى

“Carilah lailatul qadar di sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan pada sembilan, tujuh, dan lima malam yang tersisa.” (HR. Bukhari)

Catatan : Hikmah Allah menyembunyikan pengetahuan tentang terjadinya malam lailatul qadar di antaranya adalah agar terbedakan antara orang yang sungguh-sungguh untuk mencari malam tersebut dengan orang yang malas. Karena orang yang benar-benar ingin mendapatkan sesuatu tentu akan bersungguh-sungguh dalam mencarinya. Hal ini juga sebagai rahmat Allah agar hamba memperbanyak amalan pada hari-hari tersebut dengan demikian mereka akan semakin bertambah dekat dengan-Nya dan akan memperoleh pahala yang amat banyak. Semoga Allah memudahkan kita memperoleh malam yang penuh keberkahan ini. Amin Ya Sami’ad Da’awat.

Tanda Malam Lailatul Qadar

[1] Udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء

“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi. Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqoh /terpercaya)

[2] Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.

[3] Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.

[4] Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar. Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,”Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim) (Lihat Shohih Fiqh Sunnah II/149-150)

Tanda Malam Lailatul Qadar

[1] Udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء

“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi. Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqoh /terpercaya)

[2] Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.

[3] Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.

[4] Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar. Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,”Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim) (Lihat Shohih Fiqh Sunnah II/149-150)

Senin, 16 Agustus 2010

Puasa yang diterima Allah ialah yang cukup syarat lahir dan batinnya. Puasa yang diterima bererti juga seseorang itu sudah mencapai taqwa. Jika kita tidak bersedia dan bersungguh-sungguh kita hanya mendapat lapar dahaga dan letih semata-mata.

puasa Ramadhan dapat melatih kita mendisiplinkan diri sebagaimana disiplin orang bertaqwa. yaitu selain tidak melakukan perkara yang membatalkan puasa, juga mesti memelihara anggota lahir dan batin dari melakukan dosa dan maksiat.
perjuangan kemerdekaan Indonesia secara keseluruhan dengan berkat Ridlo
Allah Yang Maha Kuasa berhasil mencapai puncaknya yaitu pada detik
Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.semangat 45,merdeka....merdeka...merdeka

merah darahku,putih tulangku.

Rabu, 11 Agustus 2010

jejak Rasulullah di bulan ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang penuh dengan keberkahan dan keutamaan. Orang mukmin dianjurkan untuk meraih sebaik-baiknya, dan sebanyak-banyaknya kesempatan dalam berbuat kebajikan apapun bentuknya. Bila kita menelusuri jejak Rasululah saw. dalam menyambut bulan suci Ramadhan ini, maka akan kita dapati hal-hal sbb:

1. Beliau selalu bergegas memenuhi panggilan kebaikan, seperti salat berjama'ah, salat sunnah, mengeluarkan sedekah, membaca al-Qur'an dan sebagainya. Beliau bersabda: "Apabila datang malam pertama bulan Ramadhan, dibelenggulah syetan dan jin, ditutuplah pintu-pintu mereka, dan dibukalah pintu-pintu surga, kemudian diserukan: wahai orang yang mendambakan kebaikan, datanglah!! dan wahai orang yang tak suka kebaikan, bermalaslah!! (artinya, engganlah memperbanyak amalmu). Dan sesungguhnya dalam bulan Ramadhan ini setiap malamnya Allah swt. membebaskan orang-orang yang dikehendakiNYA dari api neraka. (Hadis riwayat Imam al-Turmudzi)
2. Melipatgandakan amal perbuatan yang baik, baik yang fardlu maupun yang sunnah. Diriwayatkan oleh Salman, bahwa pada suatu hari di penghujung bulan Sya'ban Rasulullah saw. bersabda, "Wahai sekalian manusia, telah datang kepadamu bulan yang agung, penuh keberkahan, di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan; diwajibkan padanya puasa; dan dianjurkan untuk menghidupkan malam-malamnya. Maka barang siapa yang mengerjakan satu kebajikan pada bulan ini, seolah-olah ia mengerjakan satu perintah kewajiban di bulan lain, dan siapa yang mengerjakan ibadah yang wajib, seakan-akan ia mengerjakan tujuh puluh kali kewajiban tersebut di bulan yang lain."

Begitulah pahala mengerjakan ibadah sunnah sama dengan pahala mengerjakan ibadah wajib, sedangkan ibadah wajib akan dibalas tujuh puluh kali lipat pahalanya.
3. Beliau sangat pemurah dan sangat gemar bersedekah serta memberi makan orang yang berpuasa. Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhary ra., bahwa Rasulullah saw. adalah orang yang paling pemurah, lebih-lebih pada bulan Ramadhan. Dilukiskan bahwa beliau bagaikan hembusan angin yang lembut, membawa banyak karunia, menabur kegembiraan di hati orang mukmin. Diriwayatkan pula bahwa beliau sangat penderma, bahkan tidak pernah menolak permintaan apapun yang diajukan ke beliau.
4. Banyak berdo'a, terutama ketika hendak berbuka puasa. Beliau bersabda:
"Saat-saat berbuka adalah saat yang paling tepat dan mujarab bagi orang yang berpuasa untuk berdoa." Dan doa yang selalu diucapkan ketika berdoa adalah "Ya Allah, hanya karenamu aku berpuasa, dan dengan rizkimu aku berbuka, telah hilang haus dan dahaka, maka tetap hauslah pahala bagiku, ya Allah!!".
5. Selalu tadarus (membaca al-Qur'an). Setiap malam bulan Ramadhan Malaikat Jibril as. selalu datang menemui Rasulullah saw., dan bersama-sama membaca al-Qur'an, slih berganti. Hikmah tadarus Rasulullah di antaranya adalah untuk mengajarkan umatnya agar rajin membaca al-Qur'an atau tadarus, terutama di bulan suci Ramadhan itu, di setiap waktu, apalagi di malam hari, dan ketika mengerjakan salat malam (tahajjud).
6. Meningkatkan gairah ibadahnya terutama pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Hal mana dilaksanakan untuk meraih terutama lailatul qadar. Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Barangsiapa yang beribadah pada malam lailatul qadar dengan penih keimanan dan harapan, Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah ia lakukan." Seperti kita ketahui, bahwa ibadah pada malam ini sama nilainya dengan kita beribadah seribu bulan lamanya. Dan doa yang paling afdhol (paling utama) diucapkan pada malam itu adalah: "Ya Allah, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pengampun dan Pemurah serta sangat suka memaafkan. Maka ampunilah kesalahan-kesalahan kami, ya Allah. (Allaahumma innaka 'afuwwun kariim, tuhibbu al-'afwa fa'fu 'annaa yaa kariim).
Diriwayatkan: barang siapa yang salat Maghrib dan Isya' berjama'ah pada malam Lailatul Qadar itu, maka ia telah mendapatkan sebagian besar keutamaan malam Lailatul Qadar itu. Riwayat yang lain mengatakan, "Siapa yang salat Isya' berjama'ah pada malam Lailatul Qadar itu, seakan-akan ia telah menghidupkan separoh malam tersebut, dan bila ia menunaikan salat Subuhnya, maka ia telah menyempurnakan seluruh malam Lailatur Qadar tersebut.

Itulah beberapa jejak Rasulullah saw. pada bulan Ramadhan, yang pada dasarnya beliau mengajarkan umatnya agar bersungguh-sungguh meraih kebaikan-kebaikan yang ada padanya, dengan berbuat keta'atan, kebaikan, ibadah, terutama ibadah-ibadah sosial, seperti menolong orang lain, meringankan beban hidup orang lain, menyantuni anak yatim dan orang-orang yang papa atau memberi makan orang yang akan berbuka puasa. Di samping itu beliau juga mengajarkan umatnya agar menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan munkar, makruh, dan mubah, apalagi yang haram. Bahkan beliau memperingatkan dengan sabdanya: "Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatan keji atau kotor (seperti berdusta, membicarakan orang lain atau mengadu domba), maka tidak ada artinya puasanya itu, kecuali ia hanya merasakan lapar dan dahaga saja."

Demikianlah, semoga Allah swt. menerima dan melipatgandakan amal ibadah kita, dan semoga Allah swt. memberikan kekuatan di dalam menjalankannya. Salawat serta salam kepada Nabi kita Muhammad saw. Walhamdulillahirabbil'aalamiin.

MAAFIN LAHIR BATHIN YA….^^ Nah..Pastinya kita berlomba-lomba untuk beribadah dibulan yang suci dan penuh maghfirah ini..

SETELAH TERBITNYA FAJAR

1.Menjawab adzan untuk shalat fajar(subuh)

“ اللهم رب هذه الدعوة التامة والصلاة القائمة آت محمدا الوسيلة والفضيلة وابعثه مقاما محمودا الذي وعدته ” .
“Ya Allah Tuhan Pemilik seruan yang sempurna ini, dan shalat yang akan didirikan, karuniakanlah kepada nabi Muhammad Saw. wasilah dan keutamaan dan tempatkanlah ia di tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan.”

Dari Jabir Bin Abdullah, Rasulullah bersabda “Barangsiapa mendengar panggilan azan lalu ia berdoa ‘Ya Allah Tuhan Pemilik seruan yang sempurna ini, dan shalat yang akan didirikan, karuniakanlah kepada nabi Muhammad Saw. wasilah dan keutamaan dan tempatkanlah ia di tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan’ akan mendapatkan syafaatku kelak pada hari kiamat (HR. Bukhari)


2. Isilah waktu antara adzan dan iqamat ini dengan berdo’a dan membaca dzikir-dzikir pagi hari

“’Doa di antara adzan dan iqamat tidak tertolak’.” Diriwayatkan oleh Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa`i, Ibn as-Sunni dan lain-lain. At-Tirmidzi berkata, “Hadits hasan shahih.”

Penjelasan: Do’a yang dilakukan pada waktu antara adzan dan iqamah itu terkabulkan. Dalam artian, waktu ini adalah salah satu waktu yang mustajabah untuk berdo’a.

3. Mengingatkan suami dan anak-anak lelaki untuk shalat Subuh berjamaah di masjid, dengan berangkat lebih awal sebelum iqamah
Rasul Saw. bersabda:

“Dan jikalau mereka mengetahui apa-apa yang ada dalam sholat Isya’ dan shubuh niscaya mereka mendatangi keduanya bahkan mereka akan mencintainya.”
“berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan bersama-sama ke masjid di kegelapan dengan cahaya yang sempurna pada hari akhir nanti.”
H.R Tirmidzi


4. KEGIATAN SETELAH KELUAR DARI MASJID/MUSHOLA

* Membantu suami berangkat ketempat kerja dengan niat ibadah. Mengingatkan agar suaminya mencari rizki untuk keluarganya secara halal dan menyempatkan diri mengabdi kepada masyarakat. Rasulullah Saw. bersabda:

“Tidaklah seseorang itu memakan makanan yang lebih baik daripada memakan dari hasil jerih payahnya dan sesungguhnya nabi Allah, Dawud As. makan dari hasil tangannya(jerih payah) sendiri.”
H.R. Bukhori

* Menyiapkan anak-anak berangkat ke sekolah, dan menasehatkan mereka untuk mencari pahala sambil belajar demi masa depan dunia dan akherat. Rasulullah Saw. bersabda:

“Barangsiapa berjalan diatas jalan yang didalamnya ada ilmu, Allah akan memudahkan jalan baginya menuju surga.(HR.Muslim)

* Menasehatkan seluruh anggota keluarga untuk mengingat Allah ta’ala sepanjang hari

Bukankah dengan mengingat Allah menentramkan bathin” (Ar-Ra’du 28)

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda

“Tidak ada kaum yang berdzikir kepada Allah kecuali mereka di kelilingi oleh malaikat malaikat, di liputi oleh Rahmat, turun kepada mereka ketentraman, dan Allah menyebut mereka sebagai orang orang yang di sisiNya (HR. Mulim)


Rasulullah Saw. bersabda:

“Amal yang paling disukai Allah adalah apabila lisanmu senantiasa basah dengan dzikrullah hingga mati”

* Mengingatkan setiap anggota keluarga untuk menunaikan shalat Dhuha meskipun Cuma dua rakaat sebelum keluar rumah. Rasulullah Saw. bersabda:

“Jadilah setiap gerak-gerik kalian sedekah, setiap tasbih sedekah, setiap tahil sedekah, setiap takbir sedekah, perintah kepada kebaikan sedekah, melarang kemungkaran sedekah, dan semuanya bisa dicukupi dengan dua rakaat Dhuha”. H.R. Muslim

* Tidur dan istirahat.

* Menyibukkan diri dengan berdzikir kepada Allah sepanjang hari. Hadist:

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda “Tidak ada kaum yang berdzikir kepada Allah kecuali mereka di kelilingi oleh malaikat malaikat, di liputi oleh Rahmat, turun kepada mereka ketentraman, dan Allah menyebut mereka sebagai orang orang yang di sisiNya (HR. Mulim)

KEGIATAN SETELAH DZUHUR

* Menjawab adzan untuk shalat dzuhur, memanfaatkan waktu diantara adzan dan iqamah untuk berdo’a

* Masuk ke dapur dan mempersiapkan buka puasa bagi orang-orang yang berpuasa dan dihitunglah pahala dari pekerjaan mulia ini.

Dan dari Anas Ra. berkata:Kami sedang bersama nabi Saw. dalam sebuah perjalanan dan ada diantara kami yang berpuasa dan ada pula yang berbuka(tidak puasa), berkatalah Anas Ra: maka berhentilah kami pada suatu tempat yang pada hari itu merupakan hari yang panas dan kebanyakan dari kami berteduh dengan pakaian yang kami miliki (dari panasnya matahari) dan sebagian yang lain melindungi dirinya dengan tangan mereka. Berkatalah Anas Ra: maka berbukalah orang-orang yang berpuasa (membatalkan puasanya), bangkitlah mereka lalu mendirikan bangunan ( untuk beristirahat) dan berdirilah orang-orang yang telah membatalkan puasanya tadi, dan orang yang berpuasa tidak mampu apa-apa, ini merupakan saksi (pada hari akhir nanti). Maka berdirilah orang-orang yang berbuka tadi dan mendirikan bangunan (untuk tempat beristirahat) dan mereka memberi minum kepada para musafir maka bersabdalah Rosul Saw: Hari ini orang-orang yang berbuka dari puasanya pergi dengan membawa pahala. (H.R. Bukhori & Muslim)

* Menghabiskan saat-saat yang dikerjakan didapur menikmati hidangan sejuk dari Allah berupa: Banyak berdzikir dan bertasbih, beristighfar dan berdo`a, mendengarkan bacaan Qur’an atau ceramah-ceramah melalui radio atau tv di sela – sela mempersiapkan hidangan buka puasa di dapur.

Seorang Baduwi berkata kepada rasulullah Saw: Sesungguhnya syari’at-syari’at Islam telah banyak bagiku, maka beritahukan kepadaku dengan sesuatu yang aku bisa berteguh padanya, maka berkatalah Rosul Saw :”Senantiasa basahilah lisanmu dengan berdzikir kepada Allah”

* Menasehatkan anak-anak untuk mengambil waktu sejenak untuk beristirahat supaya kuat melaksanakan ibadah puasa, mengajarkan mereka akan pahala dari tidur mereka.

* Mengingatkan anak-anak untuk menunaikan shalat dzuhur dan sunnah rawatibnya(Jika belum mengerjakannya di sekolah.


KEGIATAN SETELAH ASHAR

* Menjawab adzan shalat Ashar

* Mengingatkan suami dan anak-anak untuk shalat ashar di masjid secara jamaah dan mendengarkan pengajian di masjid setelah shalat dan tilawah al-Qur`an, dan menasehatkan kepada para wanita untuk menunaikan shalat ashar berjamaah di rumah jika memungkinkan untuk itu. Ibu dan anak-anak perempuannya supaya shalat Ashar berjamaah di rumah jika memungkinkan. Rasulullah Saw. bersabda:

“Barang siapa pergi ke masjid hanya bertujuan untuk belajar kebaikan atau mengajarkannya, maka baginya pahala haji sempurna”. (H.R. Thabrani.)


KEGIATAN MENJELANG MAGHRIB

* Memperbanyak do’a dan istighfar pada waktu ini di sambil mempersiapkan buka puasa

* Mencari pahala degan mengantarkan buka puasa untuk tetangga dan yang membutuhkan yaitu dengan menyenangkan mereka dan untuk mempererat hubungan antar tetangga dan memberikan bantuan bagi mereka, serta memetik pahala dari memberikan buka puasa bagi yang berpuasa. Rasulullah Saw. bersabda:

“Barangsiapa memberikan buka puasa bagi yang berpuasa, maka baginya pahala sebagaimana pahala yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikitpun.” (H.R Tirmidzi & ibnu Majah)

Ditetapkan dalam kitab sahihaini bahwa Rasulullah Saw.:

“ adalah manusia yang palin gdermawan dan beliau adalah sebaik-baik orang dermawan di bulan Ramadhan ketika Jibril datang menemuinya dan iapun (Jibril) mendatanginya setiap malam pada bulan Ramadhan dan mengajarinya al-Qur`an, Rasul Saw. Saat itu lebih dermawan daripada angin yang berhembus(membawa kebaikan maupun manfaat bagi manusia).


KEGIATAN SETELAH TERBENAMNYA MATAHARI

* Menjawab adzan untuk shalat Maghrib
* Menasehatkan keluarga untuk berbuka puasa dengan kurma atau kurma ruthob (dengan bilangan ganjil) atau dengan air serta mengajarkan mereka mencari pahala dengan mengikuti sunnah nabi Saw. dengan membaca do’a berbuka puasa. Dari Anas R.a berkata:

”Bahwa rasulullah Saw. berbuka puasa dengan kurma sebelum shalat dan jika tidak ada kurma maka dengan kurma kering dan jika tidak ada, dengan beberapa teguk air.”

Bahwa Rasulullah Saw. ketika berbuka membaca: Telah hilanglah dahaga dan ketika keringat telah membasahi badannya (selama puasa) serta telah tetaplah pahala(puasa) jika Allah menghendaki.

* Mengingatkan suami dan anak-anak serta saudara-saudara laki-laki agar menunaikan shalat maghrib di masjid, dan bagi wanita untuk menjalankan shalat jamaah di rumah jika memungkinkan untuk itu.
* Berkumpul dengan keluarga di meja makan berbuka puasa dengan bersyukur pada Allah atas nikmat sempurnanya puasa hari ini.
* Membaca dzikir-dzikir sore, dan menasehatkan seluruh anggota keluarga untuk beriltizam (membiasakan diri) dengan dzikir-dzikir ini.
* Mengingatkan keluarga agar bersiap-siap melaksanakan shalat Isya’ dan Tarawih di masjid.

“Janganlah menghalangi perempuan dari masjid Allah, dan supaya mereka ke masjid dengan tidak berparfum. H.R. Ahmad, Abu Daud

Rasulullah Saw. bersabda:

“Barangsiapa bersuci di rumahnya lalu ia pergi ke rumah Allah untuk menjalan sholat fardlu, maka langkahnya satunya mengurangi dosanya dan langkah lainnya menambah pahalanya”. H.R. Muslim.


KEGIATAN SETELAH SHALAT ISYA’

* Menasehatkan anak-anak untuk belajar.
* Membantu anak-anak dan menasehatkan mereka untuk membaca/menghafal al-Qur`an
* Menyelesaikan pekerjaan dapur dengan niat ibadah.
* Tidur dengan niat mencari pahala dan menjadikan tidur ini agar dapat bangun untuk tahajud


KEGIATAN AKHIR PERTIGA MALAM

* Membangunkan anggota keluarga dan menyarankan mereka agar mengerjakan shalat Tahajud, dengan menasehatkan mereka untuk memperpanjang sujud dan ruku’ dalam shalat tahajud, dan supaya shalat berjamaah di masjid pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan.
* Mencari Pahala dengan menyiapkan makan sahur dengan memperbanyak do’a dan dzikir serta istighfar.
* Mengajak keluarga untuk bersahur bersama-sama. Rasulullah Saw. bersabda:

“Bersahurlah sesungguhnya dalam sahur itu barokah” Muttafaq ‘alaih.

* Duduk untuk berdo’a dan istighfar sampai adzan subuh. Rasulullah Saw. Bersabda:

“Setiap hari Allah turun ke langit dunia ketika sepertiga malam terakhir, lalu Ia berkaka:”Siapa yang berdoa akan Aku kabulkan, siapa yang meminta akan Aku beri dan siapa yang memohon ampunan akan AKu ampuni.” H.R. Bukhari & Muslim.

Kamis, 15 Juli 2010

IKHLAS adalah meminta yang terbaik,
bekerja untuk hasil terbaik,
sampai detik terakhir kita harus menerima,
yang kemudian kita terima dengan penuh syukur,
lalu segera bekerja lagi mencapai yang lebih baik.
...
Ikhlas adalah
SIKLUS TANPA AKHIR YANG MENGHEBATKAN REZEKI,
dari proses meminta, bekerja, bersyukur,
lalu meminta, bekerja, bersyukur, dan terus ...
sampai rumah kita di surga selesai dibangun.
Jika HATI ANDA MUDAH TERSAYAT MENYAKSIKAN KEPEDIHAN HIDUP ORANG LAIN, itu berarti Anda bukan orang biasa.

Tuhan memberikan hati yang peka terhadap penderitaan sesama, hanya kepada jiwa-jiwa yang dipilih-Nya untuk menjadi penolong dan penyelamat bagi sesamanya.

Dan tugas Anda adalah memajukan kebaikan dan mencegah terjadi...nya keburukan bagi sesama.

Ingatlah, HATI YANG PENGASIH ADALAH HATI YANG MEMIMPIN.

“Orang berharta dari cara yang tidak jujur, di mata manusia yang lemah adalah tokoh teladan, tetapi dalam pandangan Tuhan adalah orang miskin yang besar hartanya adalah penanda besarnya hukuman.

Orang miskin harta tetapi tetap jujur dan ikhlas, di mata manusia yang baik adalah tokoh tegar yang harus diteladani, dan dala...m pandangan Tuhan adalah orang kaya yang hartanya tidak dimengerti oleh manusia.”

Ada orang yang mengumpulkan dan membawa puing-puing kegagalannya di masa lalu, untuk menghalangi perjalanannya ke masa depan.

Yang terjadi di masa lalu adalah pelajaran bagi penguatan Anda, dan tidak boleh digunakan sebagai beban dan pelemah upaya Anda hari ini.

BERDAMAILAH DENGAN MASA LALU ANDA.
...
Jadilah pribadi yang damai, jujur, dan bekerja keras bagi masa depan yang baik.

4 LANGKAH MENJADI PRIBADI DENGAN REPUTASI BERNILAI

1. Tetapkan nilai dan kualitas yang akan menjadi reputasi kita.
2. Tetapkan sikap dan perilaku yang mewakili nilai dan kualitas pribadi itu.
3. Ikhlaslah untuk berbicara dan berlaku yang menumbuhkan sikap dan kualitas itu
dalam diri kita.
4. Bersabar dan jadilah pribadi yang lebih kuat daripada yang menghalangi
dalam perjalanan naik itu.

LIMA TANDA KEEFEKTIFAN PRIBADI ANDA

1. Besarnya rasa terima kasih orang lain atas kontribusi Anda
2. Tulusnya rasa syukur mereka atas keikhlasan Anda
3. Besarnya permintaan orang lain untuk kehadiran Anda
4. Baiknya imbalan yang disediakan untuk waktu Anda
5. Dalamnya rasa syukur Anda kepada Tuhan atas semua itu

Sesungguhnya, KITA TIDAK BISA BERHASIL TANPA MEMBERHASILKAN ORANG LAIN.
JIWA YANG HEBAT SELALU TERSIKSA OLEH KONTRADIKSI YANG KUAT DI DALAM DIRINYA. Itu yang menjadikannya tidak stabil.

Dia tidak yakin tapi keras kepala, penakut tapi mudah marah, berapi-api tapi peragu, pemimpi tapi pesimis, dan minder tapi tidak mau kalah.

Jika dia berhenti mengeluhkan kelemahan, dan berfokus mengunakan kek...uatan dalam kesyukuran yang produktif, gunung pun akan dapat dipindahkannya. Amien.
HIDUP YANG DAMAI DAN SEJAHTERA ADALAH HADIAH BAGI HATI YANG IKHLAS.

Ikhlasnya hati, bukan kuatnya intelek, badan, atau modal – yang menjadikan orang segera pindah dari hidup yang penuh keluhan menuju hidup yang damai dan penuh kesyukuran.

IKHLAS ITU TEGAS!
...
APA PUN YANG TIDAK MENDAMAIKAN DAN TIDAK MEMPERKUAT ANDA, TINGGALKAN!


SEMUA ORANG INGIN BERHASIL, TETAPI TIDAK SETIAP ORANG BERSEDIA BERUBAH.

Sebagian besar dari janji yang memenuhi langit adalah janji untuk berubah, tetapi yang diucapkan oleh orang-orang yang tersinggung dan marah jika dianjurkan untuk mengubah sikap dan cara-caranya.

MEMANG PERUBAHAN TIDAK MENJAMIN KEBERHASILAN, TETAPI T...IDAK ADA KEBERHASILAN YANG BISA DICAPAI TANPA PERUBAHAN.

Sabtu, 01 Mei 2010

ang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka), atau kedatangan Tuhanmu atau kedatangan sebagian tanda-tanda Tuhanmu. Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Tuhanmu tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belu...m) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: ‘Tunggulah olehmu sesungguhnya kami pun menunggu (pula’).”(Al-An’am: 158)

Maka tanda-tanda kiamat adalah alamat kiamat yang menunjukkan akan terjadinya kiamat tersebut. Dan tanda-tanda kiamat ada dua: tanda-tanda kiamat besar dan tanda-tanda kiamat kecil.

Tanda kiamat kecil adalah tanda yang datang sebelum kiamat dengan waktu yang relatif lama, dan kejadiannya biasa, seperti dicabutnya ilmu, dominannya kebodohan, minum khamr, berlomba-lomba dalam membangun, dan lain-lain. Terkadang sebagiannya muncul menyertai tanda kiamat besar atau bahkan sesudahnya.

Tanda kiamat besar adalah perkara yang besar yang muncul mendekati kiamat yang kemunculannya tidak biasa terjadi, seperti muncul Dajjal, Nabi Isa a.s., Ya’juj dan Ma’juj, terbit matahari dari Barat, dan lain-lain.

Selasa, 30 Maret 2010

Sukses itu penting, tapi bersyukur itu jauh lebih sukses. Orang biasa itu sukses dulu baru bersykur, sedangkan orang luar biasa justru bersyukur dulu baru suksesnya bertambah sukses. Sukses di atas Sukses. Jadi, tidak perlu sukses dulu baru bersyukur, tapi bersyukurlah maka Anda pasti tambah sukses...

Senin, 29 Maret 2010

Masih ingat sebuah kitab yg mengaku datang dari Tuhan tapi menulis bumi itu datar & mempunyai 4 ujung bumi??? ... ^_^

Kali ini kita tak bahas lagi soalan itu, kerana Qur'an telah terbukti kebenarannya iaitu Bumi berbentuk bundar.

Lalu,,, Setelah para ilmuwan menemukan bahwa bumi berbentuk bundar pipih (Bukan Berujung 4)... maka mereka menduga bahwa inti bola bumi ini mempunyai suatu nukleus, dan cangkangnya adalah kerak bumi yang sangat tipis jika dibandingkan dengan ukuran bumi.

Pengukuran-Pengukuran dan percobaan-percobaan dengan peralatan abad 20 terbaru menunjukkan bahwa Artikel yang berisi nukleus dari bumi itu berada di bawah tekanan yang sangat tinggi, tiga juta kali lebih dari permukaan bumi.

Di bawah tekanan seperti itu, zat berubah bentuk menjadi solid, dan hal ini pada gilirannya membuat inti bumi itu sangat solid. Inti bumi ini dikelilingi suatu lapisan zat cair dengan suhu yang sangat tinggi. Ini berarti bahwa ada dua lapisan di dalam inti bumi, bukan satu. Satu lapisan di dalam pusat yang dikelilingi lapisan zat cair.

Hal itu diketahui sesudah alat-alat pengukur dikembangkan dan memberi para ilmuwan suatu perbedaan yang jelas antar lapisan-lapisan bumi bagian dalam. Jika kita turun ke bawah bumi yang keras, kita akan menemukan lapisan batu-batu yang sangat panas, yaitu batu yang berfungsi untuk membungkus. Setelah itu ada tiga lapisan terpisah, di mana masing-masing itu berbeda kepadatan, tekanan dan suhu yang berbeda-beda.

Oleh karena itu para ilmuwan mengklasifikasi lapisan-lapisan bumi menjadi tujuh lapisan, tidak lebih. Gambar menunjukkan lapisan-lapisan ini dengan dimensi masing (beberapa di luar skala), sesuai yang ditemukan para ilmuwan baru-baru ini dengan berbagai metode seperti menggunakan alat pengukur gempa bumi dan studi medan magnetik bumi, dan juga teknik-teknik yang lain. Berbagai studi dan penemuan tersebut saat ini diajarkan kepada para mahasiswa fisika di berbagai universitas.

Tujuh lapisan bumi itu sangat berbeda-beda dari segi struktur, kepadatan, suhu dan bahannya. Oleh karena itu, tidak seorang pun menganggap bumi itu hanya mempunyai satu lapisan sebagai orang di masa lampau berpikir.

Di sini kita menemukan bahwa pemikiran bahwa bumi mempunyai lapisan-lapisan merupakan berkara baru dan tidak dikenal atau yang dikemukakan pada waktu al-Qur’an itu sedang diturunkan. Penemuan-penemuan ini dikemukakan para ilmuwan abad 21 kepada kita, tetapi sejak dahulu Kitab Allah telah memberitahu kita tentang hal tersebut.

Informasi di dalam al-Qur’an al-Karim

Al-Qur’an al-Karim, perkataan Tuhan, menuturkan kepada kita tentang tujuh lapisan langit dan tujuh lapisan bumi di dalam dua ayat berikut:

Qs.2 Baqarah:29. Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

Qs.17 Israa':44. Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.

Qs.42 Fushshilat:12. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

Qs. 67 Mulk:3. Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?

Qs. 65 Thalaaq:12. Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan SEPERTI ITU PULA BUMI. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.

Ayat pertama bericara kepada kedua tentang dua sifat langit: bilangan langit itu, yaitu tujuh, dan bentuk langit, yaitu berlapis-lapis. Inilah arti kata thibaqan yang kita temukan di dalam kitab-kitab tafsir al-Qur’an dan kamus-kamus bahasa Arab. Sedangkan ayat kedua menegaskan bahwa bumi itu menyerupai langit, dan hal itu diungkapkan dengan kalimat, ‘Dan seperti itu pula bumi.’ Sebagaimana langit itu berlapis-lapis, maka begitu pula bumi, dan masing-masing jumlahnya tujuh lapisan.

Informasi dalam Sunnah

Seandainya kita meneliti hadits-hadits Rasulullah saw, maka kita menemukan sebuah hadits yang menegaskan keberadaan tujuh lapis bumi, maksudnya tujuh lapis yang sebagiannya membungkus sebagian yang lain.

Nabi saw bersabda, ‘Barangsiapa yang menyerobot sejengkal tanah, maka Allah akan menimbunnya dengan tujuh lapis bumi.’ (HR Bukhari) Kata menimbun di sini diungkapkan dengan kata thawwaqa yang secara bahasa berarti meliputinya dari semua sisi.

Pertanyaannya di sini adalah: Bukankah hal ini merupakan mukjizat Nabawi yang besar? Bukankah hadits yang mulia ini telah menentukan bilangan lapisan bumi, yaitu tujuh, dan menentukan bentuk lapisan itu, yaitu meliputi dan menyelubungi.

Bahkan hadits ini memuat sinyal tentang bentuk bulat atau semi-bulat. Al-Qur’an dan Sunnah telah mendahului ilmu pengetahuan modern dalam mengungkapkan fakta yang ilmiah ini. Selain itu, al-Qur’an juga telah memberi kita penelasan yang tepat mengenai struktur bumi dengan menggunakan kata thibaqan.

Untuk English Version-nya, sila tengok dibawah tulisan ini... ^_^

Meski Rasulullah Muhammad SAW memiliki banyak mukjizat fisik seperti menyembuhkan orang lumpuh, membelah bulan, berbicara dengan binatang seperti Nabi Sulaiman, para sahabat berjalan diatas laut, memberi makan ribuan orang dengan sikit makanan, dan masih sekitar 300 mukjizat lainnya yang telah sy tulis dalam wall post 1 bulan lepas, tapi tetaplah Qur'an ialah Mukjizat terbesar & sepanjang masa.

Itulah mengapa Qur'an disebut mukjizat terbesar & sepanjang masa kerana banyak ayat Qur'an yang baru dapat dibuktikan oleh peralatan modern abad terahir. Mulai dari Astronomi, Geology, Biology, Math, chemistry, Oceanography dan segala bidang.

Sebuah Mukjizat terbesar berupa sebuah buku yang diturunkan melalui seorang Al-Amin (tak pernah berbohong) yang tak dapat membaca dizaman kuno kepada ummat terakhir yang pintar dan selalu membaca buku di zaman modern dan baru dapat dibuktikan oleh peralatan akhir zaman. Siapa lagi yg mewahyukan jika bukan PENCIPTA ALAM SEMESTA?

Jadi,,, 1 bukti lagi... ISLAM TERBUKTI BENAR....

Qs.3 Ali Imran:85 Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka SEKALI-KALI TIDAK AKAN DITERIMA daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi

Qs.3 Ali Imran:19 Sesungguhnya agama disisi Allah HANYALAH Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya
---
Lazimnya, pada awalnya, kita beragama cuma ikut orang tua sahaja. Kita tak fikir agama benar atau salah.

Jika kita lahir di timur dari keluarga islam, maka kita islam.
Jika kita lahir di barat dari keluarga christian, maka kita christian.
Jika kita lahir di Himalaya dari keluarga budha, maka kita jadi bhisksu.

19 keyakinan, meski yakin sangat dengan seyakin-yakinnya, maka tetap lah tak bermakna ada 19 Tuhan,tetap Tuhan cm 1 !

1 Tuhan bmakna 1 Agama yg sebenar,macam mana kita boleh tahu sebuah agama benar???

Jadi, dalam soalan ini kita TIDAK BICARA TENTANG KEYAKINAN, tapi kita paparkan BUKTI KEBENARAN.

Jika Islam Benar, apa buktinya?
Jika Christian Benar, apa buktinya?

Untok membuktikan sebuah agama benar, maka tak boleh ditengok dari kesalahan ummatnya, kerana ummat tetaplah manusia yg tak sempurna.

Jika di negeri muslim ramai orang miskin yg beragama islam, maka itu tak bererti islam buruk, kerana di philipin yg miskin sangat agamanya ialah katholik.

Jika di negeri muslim ramai pesalah/penjahat yg masuk lokap/penjara ialah ramai yg beragama islam, maka tak bererti islam buruk, kerana di brazil yg menjadi pesalah/napi di lokap ialah beragama christian atau katholik.

Pembuktian sebuah agama benar pun tak boleh ditengok dari pendapat orang, kerana ada ramai pendapat orang dimuka bumi ini yg satu sama lain berbeza.

Pembuktian sebuah agama benar kena dilihat dari kitabnya, jika memang kitab itu dari Tuhan, maka TAK BOLEH ada kesalahan sesikit apapun.
betapa banyaknya umat muslim yang berpaling dari sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kemudian menggantinya dengan kebiasaan orang-orang kafir. Lihatlah bagaimana kebiasaan mereka dalam berpakaian, berkata, tata cara makan, dan pola pikir yang sangat jauh dari sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam namun mirip kebiasaan orang-orang kafir.

Rabu, 24 Maret 2010

Lebah nan ajaib

Lebah memang serangga kecil yang bisa terbang di sekitar kita memang banyak memiliki keitimewaan,di antaranya sifat itu adalah:Lebah selali mengambil nutrisi dari bahan 2 yang baik yakni dari serbuk sari berbagai macam bunga,tidak mengambil makanan dari yang lainnya,terlebih dari benda2 yang kotor.demikian pula lebah tidak mengeluarkan sesuatu kecuali hal yang baik yakni madu yang tidak di ragukan lagi manfaatnya.ifat p
Bahkan Allah subehanahu wa ta’ala telah menegaskan dalam surat nahl ayat 69 bahwa cairan manis itu adalah obat,bukan bhanya madu,iman Al Ghazali menyebutkan bahwa lebah juga menghasilkan lilin,yang bisa bermanfaat bagi manusia untuk di jadikan sumber penerangan.
Sifat positif lebah lainnya kehidupan mereka berjamaa,satu koloni bisa mencapai 5ooo ekor,mereka terdiri lebah ratu, pejantan dan lebah pekerja,semuanya bekerja dengan menjalankan fungsinya masing2.
Lebah mskipun memiliki sengat{senjata yang amat berbahaya} akan tetapi hal itu tidak membahayakan kawanannya,malah berguna untuk melindungi bangsanya dari serangan pihak lain.sifat istimewa lainnya adalah adanya konsistensi dalam membangun kamar2 di dalam sarangnya. Kamar2 itu erbentuk segi enam sehingga tidak ada rongga yang terbuang.ini menunjukkan serangga membangun tempat tinggalnya dengan amat efisien.

Kamis, 18 Maret 2010

,SEMOGA APA YANG MENJADI KEINGINAN KITA MANJADI YANG TERBAIK.

Minggu, 28 Februari 2010

SEBAB QUR'AN MUKJIZAT TERBESAR & SEPANJANG MASA

بِسْــــــــــــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم
الحمد لله رب العا لمين. الصلاة و السلام على رسو ل الله. عما بعد

Sebelum menjadi Rasul, Nabi Muhammad SAW telah diberi gelar AL-AMIN, yang artinya terpercaya, tiada pernah berdusta / bohong.

Rasulullah Muhammad SAW pun banyak mempunyai mukjizat nyata dengan izin ALLAH, iaitu:

Mengerti bahasa binatang seperti Nabi Sulaiman
Memerintah bumi & pohon seperti Nabi Musa
Diberi mukjizat seperti Nabi Ibrahim
Anak yang meninggal bangkit hidup kembali...

Menyembuhkan orang buta
Menyembuhkan orang lumpuh
Menyembuhkan orang cacat sejak lahir
Mengetahui isi hati

Memberi makan beribu orang dengan seketul makanan
Memberi minum beribu orang dengan sikit air
Mengeluarkan air ditengah padang gurun
Mengeluarkan air dari sela jari untuk wudhu beribu orang
Menyembuhkan putri raja yg cacat tanpa tangan & kaki

Membelah bulan menjadi 2 bagian
Dan ini telah dibuktikan oleh para astronot yg menghabiskan dana ratusan juta dollar

Mengetahui apa yang telah terjadi
Mengetahui apa yang sedang terjadi
Mengetahui apa yang akan terjadi
Melihat yg dibelakang punggungnya seperti dari depan

Musuh bergetar tak mampu membunuh
Bumi memakan orang yang hendak membunuh beliau
Musuh tak dapat melihat beliau
Tidak dapat dibunuh musuh

Rombongan berkuda para sahabat boleh dapat Menyebrang laut dengan berkuda saat mengejar musuh Yang lari dengan kapal layar

Terkadang ada muslim yg tak percaya mukjizat ini kerana ia blum pernah membaca hadist shahih bukhori & Shahih Muslim ataupun Shahih Achmad (yang lengkap bukan ringkasan hadist).

Padahal mukjizat dalam website di atas cuma sikit sahaja dari Hadist Shohih Bukhori & Shahih Muslim yang sebenar. Jumlahnya cukup ramai menjumpai sekitar lebih dari 300 kisah mukjizat lainnya...

Tapi...
Semua itu telah beralu...
Semua itu tinggal cerita sahaja...
Semua itu hanya dapat kita dengar saja..
Semua itu tidak dapat kita lihat sendiri...

Akan tetapi...Qur'an...
Sebuah buku yang banyak mengandung banyak keajaiban ayat yang baru dapat dibuktikan secara nyata oleh ilmu pengetahuan dan bahkan alat modern tercanggih abad terakhir, telah dinyatakan Qur'an 1400 Tahun yang lalu...

Qur'an...
Ialah mukjizat sepanjang masa...
Di masa sastra,diakui bahwa Qur'an ialah sastra terindah..
Keindahan bahasa & hikmah didalamnya sangat tajam..

Di masa keajaiban, Qur'an ialah keajaiban dari keajaiban...

Dari segi matematika, Qur'an ialah keajaiban matematika

Di masa perang dunia 2,Qur'an telah menulis formula nuklir

Di masa Ilmu pengetahuan, tak satupun dari ayat Qur'an yang bertentangan dengan ilmu pengetahuan, malah ayat Qur'an menyatakannya secara rinci...

BAHKAN, MASIH BANYAK AYAT QUR'AN YANG BELUM DAPAT DI BUKTIKAN OLEH PENEMUAN TEKHNOLOGI MODERN.

Semua ini masih dapat kita lihat di hadapan kita sendiri...

Itulah mengapa Qur'an disebut sebagai mukjizat terbesar dari Rasulullah Muhammad SAW & Mukjizat sepanjang masa

Sebuah buku yang diwahyukan kepada Rasul dijaman kuno tanpa tekhnologi yang tidak dapat membaca, ditujukan pada umat yang bisa membaca dan selalu membaca serta terpelajar di akhir masa yang penuh dengan kecanggihan tekhnologi.

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. (QS. 4 An-Nisaa':82)

Itulah sebabnya ramai muslim tak tahu mukjizat nyata menyembuhkan orang lumpuh dan lainnya dari Rasulullah Muhammad SAW kerana ramai kita tak baca hadist secara lengkap.

Dan lagi itulah sebab mengapa Qur'an disebut Mukjizat terbesar & sepanjang masa.

Qs. 17 Israa':81. Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap". Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap.

Jumat, 26 Februari 2010

Waspadalah terhadap Bid'ah. Pembelajaran yang paling baik adalah Al-Qur'an & Sunnah. Hal positif yang paling banyak pahalanya dan diterima Allah SWT adalah menerapkan apa-apa yang diajarkan di Qur'an dan Sunnah. Jangan mengikuti Islam secara buta dan hanya ikut-ikutan. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dari Bid...'ah, dan selalu membimbing kita ke jalan yang paling benar. Amin!

Tak bolehkah qt mensyukurinya? tak bolehkah qt mengingat kbesaran beliau? Bukankah org itu hrs belajar dari sejarah?

Sodaraku rosul pernah ditanya olh seorang sahabatnya mengapa qt puasa sunah hr senin y rosul?lalu rosul brkata krn hr senin adlh hr kelahiranku!dr sini qt bisa ambil pelajaran rosul itu sgt mensyukuri hr kelahirannya, andai rosul tdk branggapan sperti itu bisa sj rosul mengatakan krn puasa hr senin pahalanya besar. Mengapa qt dilarang ntuk ... Lihat Selengkapnyamnsyukuri hr kelahiran rosul?sdangkan kelahiran anak qt saja,qt gmbira bukan maen, ini lahirnya sereorang pembawa chya di muka bumi ini, sang penyempurna agama, org yg plg lembut dimuka bumi ini.

Untuk masalah bida'h jgn asal maen nuduh ini bid'ah ntu bid'ah selama ntu bid'ah khasanah ntu g mslah! Kalo menuduh sdikit2 bid'ah coba berani tuduh umar bin khotob itu tlh melakukan bid'ah krn mengadakan shalat taraweh bersama, berani kah kita mengatakan ustman bin affan itu bid'ah karna telah membukukan al quran?toh smua itu kan nggak ada dijaman nabi.
"Bersuci adalah bagian dari iman, alhamdulillah dapat memenuhi timbangan, subhanallah dan alhamdulillah dapat memenuhi antara langit dan bumi, sholat adalah cahaya, sedekah adalah bukti, sabar adalah pelita, al-Qur'an adalah hujjah bagimu (yang membelamu) atau hujjah atas dirimu (yang mencelakakanmu). Semua manusia ber...angkat menjual dirinya, ada yang membebaskan dirinya (dari kehinaan dan azab), ada juga yang menghancurkan dirinya." (HR. Muslim)

Apabila Allah mencintai hamba-Nya, Dia akan menjadikan hamba itu sibuk dengan zikir, melindunginya dari setan, menjadikannya gemar membaca al-Quran, menggunakan anggota badannya utk melakukan ketaatan.

"Sesungguhnya Allah telah menetapkan kebaikan dan keburukan, kemudian menjelaskan hal tersebut. Barang siapa yang ingin melakukan kebaikan, namun belum bisa melaksanakannya, maka Allah mencatat di sisi-Nya sebagai satu kebaikan yang sempurna. Jika dia berniat melakukannya dan benar-benar melaksanakannya, Allah mencatat... di sisi-Nya sebagai sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat bahkan hingga kelipatan yang banyak. Jika dia berniat melakukan keburukan tetapi tidak jadi melaksanakannya, Allah mencatatnya di sisi-Nya sebagai satu kebaikan yang sempurna, sedangkan jika dia berniat melakukannya lalu benar-benar melaksanakannya, Allah mencatatnya sebagai satu keburukan." (HR. Bukhari Muslim dalam kitab Shahih mereka dengan redaksi ini).

Ini merupakan karunia besar yang diberikan Allah kepada hamba-Nya. Bagaimana tidak, Dia melipatgandakan kebaikan namun tidak melipatgandakan keburukan yang dilakukan hamba-Nya. Bahkan jika hambanya berniat melakukan keburukan tetapi tidak jadi melaksanakannya, Allah masih mencatatnya sebagai satu kebaikan. We Love Allah.

Jumat, 19 Februari 2010

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (Qs. Al-Maidah:2)
Artinya bila pekerja muslim tersebut bekerja di tempat yang maksiat milik non muslim, ditambah apalagi diperlakukan semena mena sehingga harkat dan martabatnya terinjak injak, maka di isyaratkan secar keras utk tidak bekerja ditempat tsb.... Lihat Selengkapnya
truz saya sarankan kepada anda untuk menjaga jarak kepada mereka ..jangan terlalu berteman...karena
“Berteman dan bergaul dengan orang baik akan mewariskan sikap baik. Karena tabiat manusia cenderung selalu meniru dan mengikuti.” (Tuhfatul Ahwadzi, 7/42)....apalagi mereka non muslim...INTINYA KEIMANAN KITA LAH YANG MELINDUNGI KITA DARI PENGARUH YG BURUK..
Shalat dhuha itu mudah.... tidak harus membaca surat tertentu.... waktunya agak panjang.... dimulai sejak terbit matahari sampai zawal (condong). Dan waktu terbaik untuk mengerjakan shalat Dhuha adalah pada saat matahari terik


seorang wanita yang bekerja anda perlu tau hal2 ini:
1.Hendaklah pekerjaannya itu sendiri disyariatkan. Artinya, pekerjaan itu tidak haram atau bisa mendatangkan sesuatu yang haram
2. Memenuhi adab wanita muslimah ketika keluar rumah, dalam berpakaian, berjalan, berbicara, dan melakukan gerak-gerik.
“Katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkanperhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak daripadanya …’” (an-Nur: 31 )
“… dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahuiperhiasan yang mereka sembunyikan …” (an-Nur: 31 )... Lihat Selengkapnya
“… Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, danucapkanlah perkataan yang baik” (al-Ahzab 32)
3. Janganlah pekerjaan atau tugasnya itu mengabaikan kewajibankewajiban lain yang tidak boleh diabaikan, seperti kewajiban terhadap suaminya atau anak-anaknya yang merupakan kewajiban pertama dan tugas utamanya.
jangan hidup jika tak memberi manfaat.

bermartabat karena bermanfaat.

Senin, 08 Februari 2010

tiada lautan yang tak berombak.. tiada manusia yang sempurna...oleh itu mari kita saling berbagi..saling mengisi..agar kita menjadi manusia yang mendekati kesempurnaan...
Banyak fadhilah Dhuha...apalagi 12 rakaat. Insya Allah dapat istana dari emas di Syurga-Nya. Yang dah ngejalanin rutin keep istiqomah ya....Yg belum rutin moga thn ini bs melalui tiap pagi tanpa terlewatkan sholat Dhuha.
Firman Allah ttg bersyukur :"Dan(Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "sesungguhnya jika engkau bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu. Tetapi jika engkau mengingkari (nikmat KU) maka pasti adzab Ku sangat berat" (Ibrahim 7)
Semua akan memetik hasil dari apa yang dikerjakan. Kalau kebaikan yang kita tanam maka kita pun akan memetik suatu kebaikan, dan bila kejelekan yang kita tanam, maka kejelekan pula yang akan kita dapat. Ayo tetap saling memberi nasehat dan saling mengingatkan agar kita tidak terpeleset kedalam kesesatan.

Selasa, 02 Februari 2010

WANITA TERNYATA MAHLUK PALING DISAYANGI OLEH ALLAH

Banyak wanita yang bilang bahwa susah menjadi wanita, lihat saja aturan-aturan dibawah ini :

1. Wanita auratnya lebih susah dijaga dibanding lelaki.
2. Wanita perlu minta ijin dari suami apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit dari pada lelaki.
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada istrinya.
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan istri.
8. Wanita kurang nyaman dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas.
9. dan lain-lain.

Tetapi… PERNAHKAH KITA LIHAT KENYATAANNYA ?

1. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti itulah intan permata bandingannya dengan seorang wanita.

2. Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada Ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada Bapaknya ?

3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah bahwa harta itu akan menjadi miliknya dan tidak perlu diserahkan kepada suami? Sementara suami apabila menerima warisan ia wajib juga menggunakan hartanya untuk istri dan anak-anaknya ?

4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala mahluk, malaikat dan seluruh mahluk Allah dimuka bumi ini, dan tahukah jika ia meninggal karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya.
Diakherat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita, yaitu : Istrinya, Ibunya, Anak Perempuannya dan Saudara Perempuannya. Artinya , bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.

5. Seorang Wanita boleh memasuki pintu Syurga melalui pintu mana saja yang disukainya cukup dengan 4 Syarat saja, yaitu : Sholat 5 waktu, Puasa di bulan Ramadhan, taat kepada Suaminya dan menjaga Kehormatannya.

6. Seorang lelaki wajib berjihad di jalan Allah, sementara bagi wanita jika taat kepada suami serta menunaikan tanggung jawabnya kepada ALLAH SWT, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad di jalan Allah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya ALLAH… ! demikian sayangnya ALLAH SWT kepada wanita…..

Yakinlah bahwa sebagai Zat yang Maha Pencipta sudah pasti ALLAH Maha Tahu akan segala yang diciptakan-Nya sehingga peraturan-Nya adalah yang terbaik bagi manusia.

Senin, 25 Januari 2010

Allah berfirman : "Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan... di sisi Allah-lah tempat kembali yang lebih baik (syurga)." (Ali Imran : 14)

Minggu, 17 Januari 2010

Allah Subhana wa ta'ala berfirman: "Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (QS. Ath-Thalaq: 2-3)


Hadis riwayat Abdullah bin Mas`ud ra, Rasulullah saw. bersabda: Wahai kaum pemuda! Barang siapa di antara kamu sekalian yg sudah mampu memberi nafkah, maka hendaklah ia menikah, karena sesungguhnya menikah itu lebih dapat menahan pandangan mata dan melindungi kemaluan (alat kelamin). Dan barang siapa yg belum mampu, ma...ka hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu dapat menjadi penawar bagi nafsu. (Shahih Muslim No.2485)


Diriwayatkan dari 'Abdullah bin Mas'ud r.a. berkata, "Rasulullah bersabda, 'Janganlah kalian saling berselisih. Sesungguhnya yang mengakibatkan binasa ummat-ummat sebelum kalian adalah karena saling berselisih," (HR Bukhari [5062]).


Diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata, "Rasulullah saw. melaknat para laki-laki yang menyerupai kaum wanita dan wanita yang menyerupai kaum laki-laki," (HR Bukhari [5885])


Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: "Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dgn sesuatupun. Dan berbuat baiklah kpd dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yg dekat dan tetangga yg jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai ...orang-orang yg sombong dan membangga-banggakan diri." (QS. An Nisaa’: 36)


“Peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang yang kafir.” (Al-Baqarah: 24) “Setiap kali nyala api Jahannam itu akan padam, Kami tambah lagi nyalanya bagi mereka.” (Al –Isra’:97) “Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka terus merasakan azab.” (An-Nisa’: 56)


Dari Abu Hurairah RA,Nabi SAW bersabda:"Allah Taala berfirman (kpd malaikat pencatat amal): Bila hambaKu berniat berbuat jelek, maka jgnlah kalian catat sbg amalnya. Jika ia telah mengerjakannya, maka catatlah sbg satu keburukan. Dan bila hambaKu berniat berbuat baik, lalu tdk jadi melaksanakannya, maka catatlah sb...g satu kebaikan. Jika ia mengamalkannya, maka catatlah kebaikan itu 10X lipat."(HR.Muslim-183)


Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: "Barangsiapa yg menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mrk balasan pekerjaan mereka di dunia dgn sempurna dan mrk di dunia itu tdk akan dirugikan. Itulah orang-orang yg tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yg tela...h mrk usahakan di dunia dan sia-sialah apa yg telah mereka kerjakan?" (QS. Hud: 15-16)


Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yg mengajak kepada petunjuk (kebaikan), maka baginya ada pahala yg sama dgn pahala orang yg mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka. Dan barangsiapa yg mengajak kepada kesesatan maka baginya dosa yg sama dgn dosa orang-orang ...yg mengikutinya tidak dikurangi sedikitpun pun dosa mereka dari dosa-dosanya" (HR Muslim no. 2674).


Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah orang yang terbaik akhlaknya dan sebaik-baik kalian adalah orang yang terbaik akhlaknya terhadap istrinya.” (HR. At-Tirmidzi no. 1162 dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu)

Kamis, 14 Januari 2010

"Kisah Ibu dan Anak"

SUATU hari, saya tertegun membaca sebuah tulisan yang tertempel di dinding informasi majalah gontor. Sebuah kisah ibu dan anaknya, yang entah siapa dan dari mana asal tulisan tersebut, tapi isi tulisannya tersirat makna yang mampu membuat hati siapa saja yang membacanya sangat tersentuh.
Dikisahkan, seorang ibu meminta tolong anaknya untuk membantunya mengerjakan beberapa pekerjaan rumah. Kebetulan hari itu, ia harus menghadiri acara keluarga. Maka diambil secarik kertas, ditulisnya apa yang harus dikerjakan si anak, dan kemudian ditempel di pintu lemari es, agar pesan yang disampaikannya terbaca oleh si anak.

Menjelang sore si ibu hadir kembali di rumah, kemudian ia membaca secarik kertas yang tertempel di dinding lemari es, nampak tulisan si anak yang tersusun rapi.

1. Cuci Piring: Rp. 10.000,-
2. Ngepel: Rp. 20.000,-
3. Cuci Baju: Rp. 45.000,-
4. Seterika: Rp. 30.000,-
5. Masak Nasi: Rp. 15.000,-
6. Siram Tanaman: Rp. 20.000,-
Raut wajah si ibu nampak biasa saja setelah membaca tulisan sang anak, sangat tenang. Kemudian ia kembali mengambil kertas kosong, menulis dan menempel kembali di pintu lemari es.

Sejurus kemudian sang anak terbangun dari tidurnya, dengan santai ia menuju lemari es karena nampak haus sekali. Ia lihat ada secarik kertas dan kemudian membacanya.
1. Mengandung Kamu 9 Bulan: Rp. 0,-
2. Menyusui Kamu Selama 2 Tahun: Rp. 0,-
3. Menunggui Kamu Siang-malam Saat Bayi: Rp. 0,-
4. Membawa Kamu ke Dokter Ketika Sakit: Rp. 0,-
5. Menyekolahkan Kamu: Rp. 0,-

Setelah membacanya, nampak sang anak termenung dan butir-butir air matanya mulai mengalir membasahi pipi, sebuah penyesalan yang sangat dalam. Tanpa tunggu waktu, ia bergegas mencari ibunya, bersimpuh di kakinya sambil mencium dan meminta maaf.
Dengan penuh kasih sayang, si ibu meraih tangan si anak, mengangkatnya serta memeluknya, sambil membisikkan kata "Ibu selalu memaafkanmu sampai kapanpun, karena kamu adalah mutiara bagi ibu". Dipandangi wajah anaknya dengan senyum, lalu ia berkata "sekarang bergegaslah kamu berwudhu, sebentar lagi maghrib datang, kita sholat bersama memohon kepada Allah agar senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, kesehatan serta ridho-Nya". Amin.

Sumber : http://artnya.multiply.com/
Diriku tidaklah sekaya Khadijah R.ha yang Dia berkorban untuk Rosulullah..
Atau bukanlah secerdas Aisyah Binti Abu Bakar R.ha yang membuat Rosulullah selalu menyayanginya..
Bukan pula setabah Hajar A.S yang menjadikan Ibrohim A.S mencintainya..
Tidak pula diriku secantik Zulaikha yang menjadikan Yusuf A.S terpesona..
Diriku hanyalah manusia biasa yang penuh dengan kekurangan..
Dengan kekuranganku aku mencoba memperbaiki diri..
Menggapai Rahmat menuju surga yang abadi..
Amin Ya Robbal Alamin...

"Sesungguhnya Allah tidak melihat fisik kalian dan rupa kalian akan tetapi Allah melihat hati kalian"* (HR. Muslim) *Karena kecantikan yang sejati bukanlah cantiknya wajah tapi apa yang ada di dalam hati......Maka percantiklah hatimu agar dicintai dan dirindukan semua orang.*

Rabu, 13 Januari 2010

“Sesungguhnya shalat yang paling berat bagi orang munafik adalah shalat Isya’ dan shalat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya (berjamaah di masjid) sekalipun dengan merangkak” [HR Al-Bukhari dan Muslim] -- Yuk Perbaiki Shalat Kita

Senin, 11 Januari 2010

Banyak orang mengaku tdk bisa sukses karena latar belakang, modal, tempat, pendidikan, dll. Padahal, setiap org dapat meraih keberhasilan & layak mendapatkan kebahagiaan yg diinginkan! Semua tergantung pd seberapa besar NIAT & KEINGINAN utk kemudian mulai melakukan sesuatu utk mencapainya! ^_^

Minggu, 10 Januari 2010

Berjabat Tangan

Melakukan jabat tangan sesama muslim merupakan amalan yang di sunahkan.bahkan perbuatan inilah yang selalu di lakukan oleh rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam(SWT} saat beliau bertemu para sahabatnya.
Disamping sunnah,berjabat tangan juga bisa menghapus kesalahan kedua pihak yang mengamalkannya.sebagaimana di riwayatkan,bahwa Rasulullah SWT bersabda ."jika dua orang muslim bersalaman,kedua telapak tangan mereka tidak terpisah,kecuali telah mendapatkan ampunan untuk keduanya"{Riwayat At Thabarani}
Oleh sebab itu ada adab2 yang perlu di perhatikan,sehingga tidak hanya pahala bersalaman yang di peroleh,tapi kerekatan ukhuwwah pun di raih.berikut ini beberapa hal yang perlu di perhatikan,agar jabat tangan menjadi lebih "hangat":
*mengucapkan salam sebelum berjabat tangan
*berjabat tangan karna Allah
*tidak segerah melepaskan jabat tangan
*tidak memalingkan pandangan
*menampakkan rasa kecintaan saat berjabat tangan
*tidak berjabat tangan dengan lawan jenis yang bukan mahram

jilbab dan Hak Azasi Beragama

berjilbab adalah harga mati bagi tanti,karyawan Bpr bank angga kota probolinggo jawa timur yang di paksa mengundurkan diri oleh direktur bank tersebut.tidak bekerja di bank bukan sebuah kerugian besar bagi dirinya dan keluarganya dari pada harus melepas jilbabyang di akui telah memberikan ketenangan dalam rumah tangga.
"ya Allah,turunkan hujan di sekitar kami,bukan pada kami.Ya Allah,turunkan hujan untuk tanah2 tinggi,bukit bukit,lembah2,serta tempat2 dimana tanaman tumbuh.{riwayat Al bukhari}

Jumat, 08 Januari 2010

Bagi yang pernah mendengar bahwa wanita lebih baik shalat di rumah, hal itu hanya berlaku jika dilakukan di awal waktu. Masalah yang berbahaya adalah, kebanyakan wanita yang shalat di rumah ternyata tidak shalat tepat waktu. Bahkan tidak sedikit yang cenderung untuk mengakhirkannya. Dalam hal ini, maka wanita harus shalat berjamaah di masjid demi menjaga shalat di awal waktu.

Amal pertama yang dihisab dari seorang hamba di hari kiamat adalah shalat. Dan barangsiapa yang baik (diterima) shalatnya, maka baik (diterima) pula segala amalan yang lain, dan barangsiapa yang rusak (ditolak) shalatnya, maka rusak (ditolak) pula segala amalan lainnya” (HR Thabarani).

“Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (yaitu) api yang sangat panas” (QS Al Qariah : 8-11)

SHALAT BERJAMAAH PAHALANYA LEBIH TINGGI 27 DERAJAT DIBANDING SHALAT SENDIRI (HR BUKHARI -MUSLIM). Raih segera "Kenaikan Gaji" 27x lipat dengan shalat berjamaah di masjid! Shalat berjamaah adalah KEKAYAAN SEJATI, kekayaan yang dibawa mati untuk kebahagiaan abadi. JADILAH ORANG KAYA SEJATI !

Kamis, 07 Januari 2010

Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum – jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis.


Di kedalaman hatiku tersembunyi harapan yang suci, Tak prlu engkau menyangsikan.. Lwt kesalihanmu yang terukir menghiasi dirimu, Tak prlu dgn kata2.. Sungguh walau kukelu tuk mngungkpkn perasaanku, Nmn penantianmu pada diriku jangan salahkan.. Kalau mmg kau pilihkan aku, Tunggu sampai aku datang nanti, Kubawa kau pe...rgi kesyurga abadi.. Kini blmlah saatnya aku mmbls cintamu "Nantikanku dibatas waktu"

Minggu, 03 Januari 2010

Jika saja hidup ini segampang matematika, mungkin nggak banyak org yg akan terluka. 1+1=2 adalah rumus 'pasti' matematika. Nah, bedanya dgn kehidupan, tdk ada rumus yg pasti bgmn cara membuat hati org senang. Adakalanya maksud kita berbuat kebaikan, tapi org lain malah bereaksi thdp kita sebaliknya. Pernahkah Anda mengalaminya?